Published On: Jum, Des 26th, 2014

Puluhan Hektar Tanaman Jagung Diserang Bule

Share This
Tags

KEREK

MERADANG : Tanaman jagung petani Kerek diserang hama bule dan belum ada obatnya. Kondisi ini menyebabkan gagal panen

MERADANG : Tanaman jagung petani Kerek diserang hama bule dan belum ada obatnya. Kondisi ini menyebabkan gagal panen

seputartuban.com – Puluhan hektar tanaman jagung di kawasan Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, selama beberapa pecan terakhir diserang hama bule. Akibatnya petani terancam gagal panen, karena tanaman jagung terancam tidak dapat tumbuh dengan baik.

Menurut, Zaeni (46), petani asal Desa Gaji, kecamatan setempat mengatakan selama 3 tahun terakhir tanaman petani di kawasan ini langgganan diserang hama bule. Kali ini dapat dikatakan paling parah, karena pencegahan yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Hama semakin meluar merusak tanaman petani, bahkan hingga saat ini belum ditemukan obat anti hama ini.

“Kita lakukan penyemprotan dengan obat apapun tapi sia-sia. Kita masih belum mengetahui obatnya, ya agar tidak menular kita cabut tanaman yang terserah penyakit itu,” ungkapnya.

Serupa disampaikan, Kidi (62) warga setempat, kondisi saat ini membuatnya was-was. Karena hampir dapat dipastikan akan mengalami gagal panen. “Sudah kita lakukan penyemprotan tetapi tidak ada hasilnya dan terus menjalar ketanaman jagung yang lainnya. Kita hanya bisa pasrah saja, sebab mau berbuat apa kami tidak tau,” keluh Kidi.

Rata-rata tanaman jagung itu diserang penyakit bule pada usia 30 hari atau setelah dilakukan pemupukan yang pertama. Dengan ciri-ciri warna daun berubah menjadi putih, akarnya tidak berkembang, sehingga tanaman tidak bisa tumbuh seperti tanaman jagung biasanya.

Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya peran pemerintah dalam memberikan penyuluhan maupun langkah pendampingan dalam memberantas hama ini. “Selama ini tidak pernah ada petugas pertanian yang melakukan penelitian adanya hama itu. Hahkan mereka tidak pernah memberikan penyuluhan bila tidak ada program dari pemerintah,” ujar Zaeni, warga lainya.

Terpisah, Petugas Pengamat Hama dan Penyakit Tanaman Kabupaten Tuban, Lilik Sujayanto saat dihubungi melalui ponselnya, Jum’at (26/12/2014), menjelaskan bahwa penyakit bule itu disebabkan karena jamur, dan penularannya bisa melalui air hujan, dan angin.

Juga dapat disebabkan karena benih atau cuaca yang tidak menentu. “Cara penanggulanginya tidak bisa dengan dikasih pestisida. Hanya dengan cara mencabut tanaman yang terserang bule, itupun tidak bisa dengan mudah,” ujar Lilik.

Lilik menambahkan, cara pengambilan tanaman yang terserang hama itu harus hati-hati.Sebab pada saat mencabut dan terkena tanaman jangung yang lainnya bisa tertular. Setelah dicabut tanaman yang terserang penyakit itu langsung dibakar atau dikubur. Agar jamurnya tidak menular ketanaman yang lain, karena jika dibiarkan akan menular ke tanaman lainya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author