Published On: Rab, Jun 25th, 2014

Puasa Kian Dekat Bakul Kembang Sumringah

TUBAN

MENUNGGU PEMBELI: Susilowati, seeorang pedagang bunga di Jalan Pramuka Tuban.

MENUNGGU PEMBELI: Susilowati, seeorang pedagang bunga di Jalan Pramuka Tuban.

seputartuban.com–Tradisi nyekar atau menabur bunga ke makam para leluhur seiring pendeknya jarak awal ramadhan, makin melebarkan pintu rezeki para penjual bunga di Kota Tuban.

Seiring meningkatnya aktifitas ziarah kubur pada sejumlah pemakaman umum, jumlah para penjuual bunga pun ikut bertambah. Kondisi ini kontras dengan bulan-bulan biasa karena memang cuma satu dua orang saja yang datang melakukan ziarah kubur.

Peluang ini tentu saja menjadi ladang rezeki bagi pedagang kembang. Seperti Susilowati, misalnya. Perempuan 50 tahun yang membuka lapak kembang di Jalan Pramuka Tuban, mengaku momen jelang awal ramadhan adalah saat yang ditunggu telah tiba. Dia mengibaratkan bulan ini seperti panen raya, atau dalam bahasa komunikasi pedagang disebut pasaran.

Menurut dia, sejak dua pekan terakhir ini lapaknya mulai ramai dibanjiri para peziarah kubur. Saking banyaknnya permintaan dia mengaku laris manis.

“Kalau hari biasa, kita hanya menyediakan dengan jumlah sedikit. Biasanya sehari cuma dapat Rp 30–50 ribu. Sejak dua minggu ini setiap hari kita sediakan stok cukup banyak. Rata-rata sehari bisa dapat Rp 1–1,5 juta,” jelas Susilowati, Rabu (25/06/2014).

Ia menjelaskan, bunga yang disediakan diantaranya  kembang gading, mawar, kenanga, melati, sedap malam dan sapar banyu. Harganya pun bervariasi. Mulai dari harga Rp 5 ribu per ons sampai Rp 20 ribu per ons.

“Kalau seperti jenis gading ini per onsnya kita jual Rp 20 ribu,” jelasnya.

Susilowati menjelaskan, jika biasa dirinya mendapatkan pasokan kembang dari Kecamatan Merakurak, tapi jelang ramadhan ini sampai mendapat kiriman Kabupaten Bojonegoro. Mengingat jumlah permintaan saat mendekati bulan puasa seperti sekarang ini cukup banyak.

Tak ingin membuat kecewa pelanggan, maka semua jenis kembang sudah dipersiapkan setiap harinya. Susilowati memprediksi, permintaan bunga akan terus meningkat hingga beberapa hari ke depan atau hingga H-1 ramadhan. Selain itu banjir order yang kalah besar juga terjadi jelang hari raya idul fitri.  AMIN

Facebook Comments

About the Author