Published On: Sel, Agu 19th, 2014

Proyek Pelebaran Jalan di Montong Dikeluhkan

Share This
Tags

MONTONG

Dikeluhkan : Aktivitas proyek pelebaran jalan yang membahayakan pengguna jalan raya

Dikeluhkan : Aktivitas proyek pelebaran jalan yang membahayakan pengguna jalan raya

seputartuban.com – Pelaksanaan proyek pelebaran jalan dikawasan jalan Kecamatan Montong-Kecamatan Singgahan terkesan asal-asalan. Karena beberapa hal tidak dihiraukan oleh pelaksana proyek. Diantaranya tentang keselamatan pengguna jalan yang melintas dikawasan proyek tersebut.

Hasil pantauan dilokasi proyek, Selasa (19/8/2014) dikawasan jalan Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, alat berat sedang mengeruk tanah disisi selatan jalan. Pada saat bersamaan, sebuah dump truk usai mengangkut tanah kemudian putar ditengah jalan. Sayangnya kondisi ini tidak terdapat petugas atau pekerja yang mengatur lalu lintas. Sehingga pengguna jalan jika tidak melihat arah depan, bisa saja langsung melintas.

Selain itu, diruas jalan lainya hasil galian yang menganga tidak terdapat garis bahaya agar pengguna jalan mengetahui keberadaan lubang hasil galian untuk pelebaran jalan. Bahkan saat malam hari kondisi ini sangat berbahaya karena kondisi jalan gelap. “Kalau tidak hafal jalan sini bisa berbahaya mas, karena memang sangat terbatas rambu peringatanya,” keluh, Rofik (24),  seorang pengendara sepeda motor.

Lebih dari itu, proyek ini juga tidak terdapat papan informasi tentang pelaksana proyek, waktu pelaksanaan hingga jumlah biaya. Sehingga masyarakat juga tidak dapat turut serta mengontrol pelaksanaan pekerjaan pelebaran jalan ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Tuban, Choliq Qunaishih saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa proyek ini senilai sekitar Rp. 10 milyar dan dilaksanakan oleh CV TP dan mulai dikerjakan beberapa hari lalu. “Mungkin itu baru proyeknya, akan kita peringatkan pelaksananya,” janjinya.

Ditanya sejumlah pohon yang berusia puluhan tahun ditebang karena proyek ini, Choliq menjamin hasil tebanganya masuk asset Pemkab Tuban. “Semua pohonya masuk ke gudang PU karena itu aset Pemkab Tuban. Kalau masyarakat mau memintanya ada prosedurnya sendiri,” jelasnya. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author