Published On: Sel, Des 8th, 2015

Proyek Baru 2 Bulan Senilai Rp. 400 Juta Ambrol

KEREK

Salah Perencanaan : Kondisi bangunan senilai Rp. 400 juta yang baru 2 bulan selesai dibangun sudah ambrol

Salah Perencanaan : Kondisi bangunan senilai Rp. 400 juta yang baru 2 bulan selesai dibangun sudah ambrol

seputartuban.com – Baru selesai dibangun 2 bulan yang lalu, saluran air di sebelah utara Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ambrol 8 meter dan retak 15 meter. Proyek ini masih menjadi tanggung jawab rekanan untuk melakukan perbaikan.

Anggota Komisi D DPRD Tuban, Rakhmad mengatakan kerusakan saluran itu disebabkan beberapa faktor. Diantaranya perencanaan pembangunan asal-asalan. Karena perencanaan tidak sesuai dengan kondisi tanah. Misalnya harus menggunakan cor besi, karena lokasi menjadi muara air yang memiliki arus air cukup deras.

“Perencanaannya kurang matang, sehingga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Rakhmad, Selasa (8/12/2015) siang.

Politisi PKS itu menambahkan, pengawasan pekerjaan proyek juga lemah sehingga hasil kerja rekanan tidak maksimal. Faktor lain karena kondisi banjir, arus air sangat deras tidak sebanding dengan kwalitas bangunan.

“Mengingat baru awal musim hujan kalau tidak segera diperbaiki dengan kondisi bangunan yang  kecuali abrol juga banyak yang retak-retak sudah bisa di pastikan akan bertambah parah,” sambungnya.

Politisi asal Kecamatan Kerek itu berharap sebelum menentukan titik pekerjaan harus dilakukan pemetaan kontur tanah. Sehingga kondisi nyata dilapangan dapat dimasukkan dalam perencanaan pekerjaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tuban, Choliq Qunnasich menjelaskan kerusakan tersebut disebabkan karena tergerus air. Selain itu kondisi tanah miring sehingga menyebabkan bangunan saluran air tersebut ambrol.

Choliq memastikan bangunan tersebut masih masa pemeliharaan. Sehingga kerusakan tersebut masih menjadi tanggung jawab rekanan. “Nanti akan kita tegur rekanan untuk segera diperbaiki sebab masih menjadi tanggung jawabnya,” kata Choliq.

Diketahui, saluran tersebut sepanjang 500 meter dengan anggaran dari APBD sebesar Rp. 400 juta. “Nanti akan kita rubah strukturnya dengan pancang, tetapi membutuhkan anggaran yang besar,” janjinya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author