Published On: Kam, Jul 23rd, 2015

Protholan Debt Collector Kuras Rumah Tetangga

TUBAN

GAGAL KAWIN: Lingga Fitata hanya bisa tertunduk lesu saat menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polres TUban, Kamis (23/07/2015) siang.

GAGAL KAWIN: Lingga Fitata hanya bisa tertunduk lesu saat menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polres TUban, Kamis (23/07/2015) siang.

seputartuban.com–Seorang pecatan debt collector sebuah finance bernama Lingga Fitata (26) nekat menguras rumah tetangganya sendiri di Kelurahan Ronggo Mulyo Tuban.

Pengangguran yang ekonominya terus terpuruk setelah dipecat sebagai juru tagih nasabah tersebut, menjadi gelap mata karena tak punya modal untuk biaya nikah Agustus depan.

Dua rumah milik tetangganya Aristi Prajwalita dan Ibu Nugroho yang sedang kosong karena ditinggal mudik dengan leluasa dijarah.  Rumah Ibnu sendiri persis di depan tempat tinggal pelaku.

Hanya dalam waktu kurang dari setengah jam, Lingga berhasil menggasak perhiasan emas jenis kalung, gelang, lempengan dan kamera merk Canon jenis SLR dari kediaman Aristi. Sementara dari rumah Ibnu Nugroho dia menggondol satu buah laptop dan uang tunai Rp 700 ribu.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, menjelaskan sebelum melakukan aksinya pelaku telah memantau kedua rumah korbannya sejak H-1 lebaran. Kondisi rumah yang kosong membuat Lingga leluasa menguras isi rumah. Pelaku masuk rumah korban dengan cara mencongkel jendela.

Kata dia, kedua korban baru mengetahui rumahnya dijarah maling setelah mudik lebaran, Rabu (22/07/2015). Kasusnya kemudian langsung dilaporkan ke Polres Tuban.

Berbekal informasi warga kecurigaan mengarah ke Lingga yang Agustus depan akan menikahi seorang sales promotion girl (SPG) peralatan rumah tangga. Apalagi pelaku sendiri sudah dikenal warga sekitar sebagai preman kampung.

Setelah dilakukan penggeledehan ternyata semua barang hasil jarahan masih disimpan di rumah Lingga kecuali uang tunai yang sudah habis.

“Kita masih melakukan pendalaman kasus ini. Tap yang pasti pelaku bekerja sendirian dalam melakukan aksinya,” tutur Suharyono di Mapolres Tuban, Kamis (23/07/2015) siang sembari menyebut pelaku diancam pasal 363 KUHP atas kasus pencurian dengan pemberatan.

Sedangkan Lingga sendiri yang ditemui di Unit Rekrim, mengaku nekat mencuri karena tak punya biaya untuk menikah bulan depan.

“Saya terpaksa (maling), Mas. Mau bagaimana lagi saya sudah tidak bekerja dan hasil jualan musang juga rugi karena pada mati” terangya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author