Published On: Sab, Jul 5th, 2014

Promosikan Boom Terminal Wisata Harga Mati

TUBAN

JAGA IKON: Upaya Pemkab Tuban menghidupkan kawasan wisata pantai Boom terus dimatangkan.

JAGA IKON: Upaya Pemkab Tuban menghidupkan kawasan wisata pantai Boom terus dimatangkan.

seputartuban.com–Pemkab Tuban terus menggenjot kawasan pantai Boom yang berada di sebelah utara Alun-Alun setempat untuk menjadi salah satu ikon wisata bahari. Skema memaksimalkan “menjual” pesisir pantai utara tersebut, yang paling mendesak adalah pembangunan terminal wisata.

Mengingat sewlama ini area pintu masuk pantai Boom nyaris tak terlihat dari luar. Ini kaena terus menumpuknya bus dan kendaraan besar lainnya, yang digunakan para wisatawan luar kota berziarah ke makam Sunan Bonang. Meski sudah ada terminal khsusus peziarah Sunan Bonang yang berada di Jalan Gajahmada Tuban, namun sejumlah bus memilih parkir berdesakan di pintu masuk pantai Bomm.

Selain karena jaraknya lebih dekat dengan pusara Sunan Bonang, juga karena terminal eks stadion yang dulu populer dengan sebutan “tangsi” tersebut juga tak kalah membludaknya.

FARID ACHMADI: Kita targetkan untuk pembangunan fisiknya dilaksanakan pada tahun 2015.

FARID ACHMADI: Kita targetkan untuk pembangunan fisiknya dilaksanakan pada tahun 2015.

Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Pemkab Tuban, Farid Achmadi, mengatakan untuk menanggulangi membludaknya bus wisatawan di tempat yang sudah disiapkan perlu dibangun  terminal baru.

Menurut dia, selain membuat tidak sedap dipandang mata juga sampah dibiarkan berserakan. “Sehingga kita merencanakan akan membuatkan terminal bus yang berada di sebelah timur pintu masuk pantai bom Tuban,” jelas Farid, Sabtu (05/07.2014).

Untuk keperluan itu, sambung dia, kemarin pihaknya sudah meninjau ke lokasi. Keputusannya, membangun terminal baru di kawasan pantai Bomm adalah harga mati.

“Selain untuk mengurangi kemacetan, juga bertujuan untuk menghidupkan salah satu ikon wisata di Tuban yang memiliki nilai sejarah,” terang Farid.

Dia mengatakan, terminal yang pembangunannya direncanakan tahun 2015 tersebut dengan melakukan pengurukan pantai.

“Kita targetkan untuk pembangunan fisiknya dilaksanakan pada tahun 2015. Saat ini sudah kita susun rencananya dan sudah kita ajukan ke Bapak Bupati. Dana yang dibutuhkan kira-kira Rp 2 miliar dan akan diambilkan dari dana PAPBD tahun ini,” jelasnya.

Sementara lokasi yang akan dipakai tempat parkir bus wisata itu berada di sebalah timur Pasar Sore yang masih ada lahan kosong. Rencananya tembok yang ada akan dijebol. Selain itu juga untuk menghidupkan Pasar sore agar lebih ramai. Tidak seperti saat ini yang sepi akan pengunjung.

Sayangnya, sampai sejauh ini rencana itu masih belum ditawarkan ke DPRD Tuban dan belum dilakukan pembahasan. Sebab masih dilakukan penggodokan rencana pembangunan dan perencanaan mekanismenya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author