Published On: Jum, Jul 10th, 2015

Program Air Bersih Terkesan Buang Anggaran

GRABAGAN

MANGKRAK : Inilah proyek air bersih di Desa Ngrejeng hampir setahun dibiarkan saja

MANGKRAK : Inilah proyek air bersih di Desa Ngrejeng hampir setahun dibiarkan saja

seputartuban.com – Program air bersih yang telah dikerjakan Pemkab Tuban dituding buang-buang anggaran. Meski proyek yang menghabiskan dana milyaran rupiah sudah selesai tahun lalu, hingga saat ini belum dioperasikan.

Salah satunya dikeluhkan Kepala Desa Ngrejeng, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Muhamad Bahrul Ulum mengeluhkan proyek air bersih senilai Rp. 884.415.000 hingga kini belum dioperasikan. Tandon air, pipanisasi dan pompa mekanik tersebut selesai dibangun pada pada (30/08/2014).

Hingga kini belum dioperasionalkan alias masih mangkrak, karena belum ada serah terima kepada pihak desa. Selain itu juga belum diberikan pembekalan terkait pengelolaan air bersih. Sedangkan saat kemarau, masyarakat sangat membutuhkan ketersediaan air bersih.

Pihak desa sudah didesak masyarakat untuk segera mengoperasikan. Namun karena belum menerima kewenangan sehingga masih menjadi kendala. “Menurut kami Pemkab Tuban terkesan hanya menghambur hamburkan uang saja. Membangun sesuatu yang tidak bisa di manfaatkan masyarakat. Padahal masyarakat kami jika musim kemarau seperti ini sangat membutuhkan air,” tegasnya, Jumat (10/07/2015).

Proyek ini pernah dilakukan uji coba dan sudah dapat dioperasikan dengan baik. Namun pihak Pemkab Tuban, sesuai informasi yang diterima Kades, belum digunakan karena masih perlu penambahan bak penampungan air. “Saat Bupati sambang desa akan dibangun tahun 2015, tapi katanya pak Camat tidak bisa dibangun tahun ini. Padahal yang sudah ada dioperasikan sudah bisa, dan warga siap diajak iuran,” katanya.

Dari 800 Kepala Keluarga (KK), yang tinggal di Desa Ngrejeng hanya sekitar 200 KK yang mudah mendapatkan air bersih karena lokasinya dekat dengan sumber air. Sedangkan warga yang tinggal di Dusun Galeh, Dusun Ngrejeng Geneng dan Dusun Ngrejeng Ledok sangat kekurangan suplai air.

“Kami berharap pada Pemkab Tuban agar cepat menanggapi permasalahan yang mendera wilayah kami pada tiap tahun ini,” harapnya.

Terpisah Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Teguh Setyo Budi mengakui belum dioperasikan saluran air bersih tersebut karena masih terdapat sejumlah permasalahan. “Biasanya jika terkait bantuan untuk akses sarana prasarana air bersih yang belum di fungsikan itu terdapat kendala dalam pengoprasianya seperti sumber air yang tidak mencukupi atau sumber air kecil dan saluran penampungan air yang masih kurang jumlahnya untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Teguh juga menegaskan masih perlunya penambahan fasilitas tandon air untuk mencukupi suplai air bersih di desa tersebut. Pemkab Tuban berjanji akan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Ngrejeng melalui mobil tangki jika dibutuhkan.

Diketahui, proyek serupa juga belum dioperasikan terdapat di Kecamatan Parengan dan Kecamatan Montong. Total proyek keselurahan mencapai milyaran rupiah. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author