Published On: Rab, Nov 11th, 2015

Presiden Hemat Impor BBM Rp. 2,6 Miliar USD

JENU

Presiden Ri, Joko Widodo saat diwawancarai wartawan saat kunjungan di PT TPPI

Presiden Ri, Joko Widodo saat diwawancarai wartawan saat kunjungan di PT TPPI

seputartuban.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memastikan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) sudah dioperasionalkan. Karena dapat mengurangi kebutuhan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional.

Hal itu disampaikan Presiden pada saat melakukan kunjungan ke kilang TPPI di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (11/11/2015). Dalam kunjungannya tersebut Presiden didampingi Menteri BUMN, Rini Soemarno, Dirut Pertamina, Dwi Soecipto serta Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Kunjungannya tersebut untuk memastikan apakah kilang minyak yang saat ini dikelola oleh pertamina tersebut sudah mulai dioperasikan. Sebab setelah berhenti karena adanya masalah lalau, Presiden memerintahkan agar segera dioperasikan kembali.

“Saya kesini untuk memastikan apakah sudah dioperasikan apa belum? Saya putuskan saat itu, agar wilayah hukum berjalan dan wilayah ekonomi bisnis juga harus berjalan,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga menargetkan Oktober kemarin harus sudah mulai dioperasikan kembali. Saat ini kilang minyak TPPI tersebut sudah dioperasikan 70 persen dan akhir tahun ini sudah beroperasi 100 persen.

Dengan beroperasi pabrik kilang minyak tersebut, selain bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar juga bisa mengurangi inpor minyak Indonesia. Pabrik itu bisa mengurangi inpor untuk premium dan solar hingga 19 persen kebutuhan di Indonesia. “Sehingga dengan dioperasikannya pabrik tersebut bisa mengurangi inpor sebesar Rp. 2,6 miliar USD tiap tahunnya,” tegas Joko Widodo.

Sementara itu, kedepan pemerintah merencakan lokasi TPPI akan dipakai sebagai komplek industri Petrokimia. Semua prodak-prodaknya pertamina akan dikelola dilokasi tersebut. Sehingga nantinya bisa banyak menyerap tenaga kerja. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author