Published On: Sel, Apr 14th, 2015

Polres Tuban Sergap Begal Kambuhan

TUBAN

BEGAL KAMBUHAN: Kasat Reskrim AKP Suharyono menunjukkan sosok Kasirun beserta barang bukti yang digunakan beraksi di Mapolres Tuban, Selasa (14/04/2015) siang.

BEGAL KAMBUHAN: Kasat Reskrim AKP Suharyono menunjukkan sosok Kasirun beserta barang bukti yang digunakan beraksi di Mapolres Tuban, Selasa (14/04/2015) siang.

seputartuban.com–Sepak terjang Kasirun sebagai begal di jalur kriminalitas yang dilakoni hampir sepertiga hidupnya berakhir sudah. Tapi kali ini dia kena batunya.

Lelaki 35 tahun asal Desa Sandingrowo, Kecamatan Soko, yang sudah menekuni dunia hitam sejak masih remaja dan “menempa” diri dari satu sel penjara ke sel penjara lain ini, seperti kehilangan kesaktian saat dibekuk aparat Reskrim Polres Tuban di rumahnya.

Di kalangan masyarakat Tuban dan sekitarnya, Kasirun dikenal residivis berdarah dingin. Dia tak segan-segan melukai korbannya yang berusaha melawan ketika dibegal. Jadilah dia begal yang cukup mapan. Pendek kata, sekali gertak barang yang diinginkan secepat kilat berpindah ke tangan kasirun.

“Pelaku ini tergolong residivis karena sebelumnya tercatat sudah beberapa kali berurusan dengan kepolisian dalam hal serupa,” terang Kasat Reskrim AKP Suharyono kepada wartawan sembari memamerkan sosok Kasirun yang kini seperti ayam sayur di Mapolres Tuban, Selasa (14/04/2015) siang.

Dia menjelaskan, dilumpuhkannya begal kambuhan ini tak lepas dari kinerja keras aparat Polsek Soko berdasarkan laporan Iko Amasitha, ibu rumah tangga asal Desa Klumpit, kecamatan Soko, yang menjadi korban pembegalan Kasirun.

“Korban dibegal tersangka saat itu mengendarai motor bersama anaknya di jalan Desa Menilo Kecamatan Soko,” kata Suharyono.

Dituturkan, begitu korban tiba di jalanan desa Menilo yang sedang sepi dipepet pelaku dan langsung ditendang hingga terjatuh. Korban sendiri tidak mengetahui telah dibuntuti sejak keluar dari Pasar Soko.

Kemudian tersangka merampas tas di pundak korban dan memukuli wajah korban berkali-kali dengan dengan menggunakan helm. Melihat korbannya tak berdaya Kasirun dengan mudah merampas barang-barang berharga berupa dua kartu ATM, 1 KTP, 2 kartu BPJS, 1 BB, 1 handphone serta uang tunai Rp 1,3 juta.

Tak menunggu lama korban langsung melaporkan aksi pembegalan tersebut ke Polsek Soko disertai ciri dan identitas sepeda motor pelaku nopol nopol S 5041 AF, yang kini dirampas untuk melengkapi barang bukti.

Sekedar tahu, belum genap sebulan lalu aparat Reskrim Polres Tuban berhasil melumpuhkan salah satu anggota komplotan begal sepeda motor yang diduga berasal dari Provinsi Daerah Khusus Papua, saat melakukan aksinya di Jalan Patimura Tuban.

Polisi terpaksa melobangi kaki Moch Dirin dengan timah panas karena berusaha kabur saat akan disergap. Sementara dua anggota komplotan lainnya yakni Choliq dan Imam berhasil melarikan diri.

Polisi langsung memasukkan kedua begal ini dalam daftar pencarian orang (DPO). Suharyono, mengatakan Dirin adalah anggota geng begal motor yang cukup meresahkan warga. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author