Published On: Sel, Des 15th, 2015

Polres Tuban Bongkar Persembunyian Pabrik Arak Semanding

SEMANDING

Tertangkap Tangan : Aparat Polres Tuban berhasil membongkar produksi arak di Semanding, Senin (14/12/2015)

Tertangkap Tangan : Aparat Polres Tuban berhasil membongkar produksi arak di Semanding, Senin (14/12/2015)

seputartuban.com – Aparat Polres Tuban, Senin (14/12/2015) menangkap pengusaha arak Darsono (48), Warga Dusun Sawahan, Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kebupaten Tuban. Operasi ini menindaklanjuti keluhan masyarakat masih maraknya praktek produksi arak di Semanding.

Jajaran Polres Tuban bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat. Dengan menerjunkan anggotanya melakukan penyelidikan. Hasilnya dicurigai sebuah tempat sedang melakukan produksi arak. Kemudian petugas berpakaian preman memastikan lokasi masih beroperasi.

Sekitar pukul 12.00 WIB dilakukan penggrebekan oleh lintas fungsi Polres Tuban dan jajaran dengan jumlah 29 personil. “Untuk anggota yang kami libatkan seluruhnya berjumlah 29 anggota dari Unit Reskrim Polres Tuban 4, kemudian 10 anggota Polsek Semanding, 12 anggota Unit Sabhara Polres Tuban dan 2 anggota Humas Polres Tuban,” ungkap Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati.

Akan akan diamankan, pemilik pabrik arak sempat mengelak dan adu mulut dengan petugas. Namun pemilik tidak berkutik saat petugas menemukan pabrik arak disembuyikan dibelakang kandang sapinya.

Dari tempat itu petugas mengamankan barang bukti 2 buah tungku untuk meramu arak, 1 gentong plastik tempat penampungan arak jadi. 4 unit komporgas beserta tabung LPG ukuran 3Kg. 2 tong beras ketan yang sudah bercampur ragi, 2 karung besar berisi gula merah. Serta 8 buah jerigen ukuran 40 liter berisi arak jadi serta 21 dus berisi arak siap edar.  Darsono kini ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penyidikan di Mapolres Tuban.

“Tersangka ini kami ancam dengan undang-undang Nomor 18 pasal 140 JO pasal 86 ayat 2 tentang pangan dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara atau denda sebesar 4 milyar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jumat (11/12/2015) pagi, sungai Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban keruh akibat limbah produksi arak. Itu membuktikan home industri miras tradisional masih beraktivitas.

Menanggapi hal itu, Kepala Sat Pol PP Pemkab Tuban, Heri Muharmanto mengaku sudah mengantongi terduga pelaku. Namun hingga polisi menggrebek, pihaknya belum melakukan penindakan.

Selain itu juga beralasan karena memiliki kelemahan dalam dasar penindakan yang termuat dalam Perda No. 5 tahun 2004 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol. Saat penangkapan harus terdapat arak jadi dilokasi kejadian. Sedangkan menurut Heri para pelaku biasanya menyembunyikan arak jadi tersebut. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author