Published On: Kam, Okt 13th, 2016

Polres Tuban Akan Bina Penyedia Perahu Penyeberangan

TUBAN

seputartuban.com – Pasca tergulingnya perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo dengan korban meninggal dunia 7 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan Jumat (7/10/2016), Polres Tuban akan turun tangan. Dengan melakukan penyuluhan kepada penyedia jasa penyeberangan di Sungai Bengawan Solo.

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad mengatakan bahwa saat ini Polres Tuban sedang melakukan pendataan terhadap penyedia jasa penyeberangan di Sungai Bengawan Solo. Setelah didata, mereka akan diberikan penyuluhan tentang mekanisme jasa penyeberangan yang aman. “Saya sudah perintahkan Kasat Intel dan Kapolsek untuk melakukan pendataan terhadap jasa penyeberangan,” kata Kapolres, Senin (10/10/2016).

Dalam penyuluhan itu, Kapolres berencana menggandeng perusahaan yang ada di Tuban dan diberikan bantuan alat pelampung terhadap pemilik perahu. Selain itu juga akan melakukan koordinasi dengan Bupati terkait Peraturan Bupati (Perbup) tentang mekanisme penyediaan penyeberangan perahu agar tidak membahayakan penggunanya. “Kita akan gandeng perusahaan yang ada dan juga ada peraturan mekanisme penyeberangan yang aman,” sambungnya.

Sedangkan terkait peristiwa terbaliknya perahu penyeberangan lalu, masih proses hukum dan ditangani Polsek Babat, Polres Lamongan. Karena lokasi kejadian sudah tidak masuk wilayah hukum Polres Tuban.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, A. Faraith mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi Jatim. Karena hal itu bukan kewenangan Pemkab Tuban. “Apabila menyangkut dua wilayah kabupaten atau lebih menjadi kewenangan provinsi,” jelas Faraith.

Sedangkan regulasi terkait tata kelola penyeberangan perahu bengawan solo, hingga saat ini Pemkab Tuban belum memilikinya. Sehingga Pemkab tidak bisa berbuat apa-apa terkait masalah tersebut. “Kita akan lakukan sosialisasi terhadap jasa penyeberangan dan melakukan kerjasama dengan instansi terkait dan juga pemerintah provinsi,” imbuhnya.

Selain itu, Dishub juga akan memberikan bantuan alat pelampung. Serta diwajibkan penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan perahu harus memakainya. Sosialisasi juga menyangkut materi tindakan apa yang harus dilakukan pengemudi perahu saat terjadi kondisi bahaya atau perahu terbalik. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author