Published On: Sel, Jun 17th, 2014

Polisi Ubah Mimpi Difabel Menjadi Nyata

KEREK

SAATNYA BERBAGI: Kapolsek Kerek AKP Musa Bakhtiar saat memberikan bantuan mesin jahait kepada Wantikah di rumah Desa Sidonganti, Senin (16/06/2014).

SAATNYA BERBAGI: Kapolsek Kerek AKP Musa Bakhtiar saat memberikan bantuan mesin jahait kepada Wantikah di rumah Desa Sidonganti, Senin (16/06/2014).

seputartuban.com-Moto polisi “melayanii dan mengayomi” direalisasikan jajaran Polsek Kerek dengan memberikan bantuan satu unit mesin jahit kepada seorang penyandang difabel wanita di Desa Sidonganti, kecamatan setempat, bernama Wantikah.

Bantuan mesin jahit dari korps baju coklat ini sekaligus membuktikan kebenaran bahwa yang dapat mengubah ketentuan hanyalah doa, nyata adanya.

“Saya sangat berterima kasih sekali kepada Pak Polisi karena sudah diberi mesin jahit. Ini sudah menjadi angan-angan saya sejak dulu. Akhirnya doa aku selama ini benar-benar dikabulkan. Saya memang suka menjahit sejak kecil,” ungkap perempuan 22 tahun disamping keluarganya usai menerima bantuan mesin jahit dari Kapolsek Kerek AKP Musa Bakhtiar.

Rasa gembira sekaligus haru biru tak bisa disembunyikan dari wajah Wanitikah yang kini tampak lebih bersemangat. Maklum, mimpi memiliki mesin jahit bagi dia tak lebih seperti “pungguk rindukan bulan”. Sesuatu yang sangat tidak mungkin mengingat kehidupannya yang sulit. Sementara kedua orang tuanya Panito (51) dan Darkini (47) cuma seorang buruh tani.
Dalam kesempatan itu, Wantikah berjanji akan memaksimalkan bantuan mesin jahit dari Polsek Kerek itu, untuk membantu meringankan beban keluarganya. Selanjutnya dia berencana akan belajar dengan mesin jahit itu. Karena sebelumnya Wanitakah belum pernah menggunakan mesin jahit. Selama ini hanya memakai jarum tangan untuk membuat baju.

“Saya akan berlatih dengan serius agar bisa menjahit dan akan mengembangkannya. Bantuan ini sangat berharga bagi saya. Saya akan sungguh-sungguh agar menjadi penjahit yang baik dan banyak pelanggan, sehingga bisa membantu pendapatan keluarga saya,” sambung Wantikah.

Sementara Kapolsek Kerek, AKP Musa Bakhtiar, mengatakan apa yang dilakukan adalah sebagai upaya berbagi kepada yang membutuhkan. Agar mereka yang memiliki kekurangan bisa ikut merasakan kebahagiaan hidup.

“Kita berharap agar dia bisa membantu keluarganya. Apalagi anak ini juga memiliki keahlian menjahit. Semoga yang kita berikan akan bermanfaat. Sebelumnya kita sudah berjanji akan mengusahakan apa yang menjadi angan-angannya,” papar Musa. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author