Published On: Rab, Jul 16th, 2014

Polisi Terus Buru Skandal Suap K-2 Pemkab Tuban

TUBAN

KORseputartuban.com-Para tersangka dugaan kasus suap rekrutmen CPNS jalur kategori dua (K-2) di lingkup Pemkab Tuban tahun 2013 dalam waktu dekat akan didudukkan sebagai pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) setempat.

Ini setelah penyidik Polres Tuban yang menangani skandal itu sudah melimpahkan kasus tersebut kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, dan berkasnya sudah dinyatakan lengkap (P-21).

Kendati demikian, polisi masih akan memburu sejumlah nama lain yang diduga kuat terlibat dalam pusaran suap K-2 di lingkungan Pemkab Tuban tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, mengatakan pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini meski berkasnya sudah dilimpahkan.

“Pengakuan tersangka ada pegawai di Jakarta yang menerima uang. Ini fiktif atau tidak masih akan kita investigasi. Jika ditemukan ada kemungkinan tersangka lain, kasus ini bisa saja dibuka lagi,” ungkap Haryono saat dihubungi seputartuban.com Rabu (16/07/2014) malam.

Sekedar mengingatkan, skandal dugaan sogok menyogok K2 ini terungkap saat pengumuman hasil tes CPNS beberapa waktu lalu. Sejumlah orang yang sudah membayar uang pelicin tidak lolos  membeber ke awak media, hingga aparat Polres Tuban turun tangan dan akhirnya menetapkan tersangka penerima suap. Saat ini pejabat Disdikpora Pemkab Tuban yang menjadi salah satu tersangka sudah dicopot dari jabatanya.

Dengan pelimpahan berkas itu, tersangka PR, KRB setelah menjalani tahanan selama 45 hari sebagai tahanan kepolisian kini beralih status menjadi tanggungjawab jaksa.

Dalam berkas penyidikan tersebeut, juga dilampirkan bukti slip setoran bank terkait uang tunai Rp 240 juta yang diduga sebagai uang suap. Dalam penyidikan polisi, tersangka tidak mengakui pemberian uang tunai dari para korban seluruhnya. Namun karena keterangan saksi menguatkan, tersangka tidak bisa berkelit.  MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author