Published On: Rab, Mei 1st, 2013

Polisi Tangkap Truk Tangki Solar Dari Ponpes

Share This
Tags

SENORI

timbunan solar

MUAT SOLAR : Truk tangki saat ditangkap di gang buntu

seputartuban.com – Praktek nakal penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM), masih marak di Kabupaten Tuban. Selasa (30/04/2013) polisi menangkap 1 unit truk tangki solar Nopol L 8095 RQ. Yang baru saja keluar dari Pondok Pesantren (Ponpes) “NM”.  Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Truk tangki isi 16.000 liter tersebut ditinggal kabur sopirnya. Polisi yang datang kelokasi membuka pintu kendaraan. Setelah diperiksa terdapat BBM jenis solar sebanyak 8.000 liter. Kemudian truk tangki langsung dibawa ke Mapolres Tuban.

Timbunan solar

AMAN SAJA : Lokasi penyaringan minyak mentah tidak jauh dari lokasi kejadian

Tidak jauh dari lokasi penangkapan, polisi sempat memeriksa lokasi penyulingan BBM. Dilokasi yang diduga milik “NH” terdapat puluhan jurigen berisi solar. 1 buld tempat penyaringan solar mentah, pompa penyedot dan beberapa drum berisi solar.

Namun, dilokasi ini polisi tidak memeriksa pemiliknya serta tidak memasang garis polisi dilokasi ilegal ini. Polisi hanya membawa truk tangki, pompa penyedot dan 4 buah jurigen kosong serta 1 jurigen berisi solar. Namun lokasi penimbunan solar tidak diperiksa.

Alasan polisi tidak berani mengamankan pengasuh Ponpes tersebut karena masih banyak warga. Dan polisi memilih tidak memasuki area ponpes untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Padahal jelas jelas truk tangki tersebut sebelumnya mengisi solar didalam area ponpes tersebut.

timbunan solar

SOPIR KABUR : Pintu truk tangki dibuka paksa petugas

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi dilokasi penangkapan mengatakan tangki berisi solar. Sementara jumlahnya masih belum bisa diketahui.

Ditanya, lokasi penimbunan yang dibiarkan saja tanpa diperiksa, pihaknya berdalih banyak warga yang berada di lokasi penimbunan. Bahkan, usai membawa truk tersebut, rombongan kepolisian, langsung kembali ke Mapolres Tuban melewati lokasi penimbunan solar.

“Truk sudah ditinggalkan pemiliknya. Sementara masih penyelidikan. Masih banyak warga, nanti kita periksa,” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author