Published On: Kam, Jan 28th, 2016

Polisi Buru Pelaku Penyebar Kabar Helikopter Jatuh di Parengan

TUBAN

Inilah foto asli rangkaian helikopter jatuh yang sudah termediakan sejak 2011. Foto atas yang dikirim pengguna facebook dan menghebohkan banyak pihak

Inilah foto asli rangkaian helikopter jatuh yang sudah termediakan sejak 2011. Foto atas yang dikirim pengguna facebook dan menghebohkan banyak pihak

seputartuban.com – Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan, Rabu, (27/01/2016) menegaskan pihaknya sedang memburu penyebar kabar Helikopter di kawasan, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Karena kabar itu bohong dan menghebohkan masyarakat.

Menurut Kapolres, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan menyebarkan berita tidak benar hingga dapat diaksesnya informasi elektronik, atau yang memiliki muatan penghinaan, meresahkan masyarakat dan pencemaran nama baik dapat dipidanakan. Atas dasar itulah Polres Tuban bersikap tegas akan menindak penyebar kabar dusta itu.

Polres Tuban sudah memiliki data nama dan alamat lengkap pelaku. Saat ini tengah dilakukan upaya penangkapan. ”Pelaku penyebar berita tidak benar tersebut akan dikenakan ancaman pidana. Karena sudah menyebarkan berita bohong dan merugikan banyak pihak,” terangya Rabu (27/1/2016) sore.

Pelaku dapat dijerat dengan pasal 45 JO pasal 29 undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Dengan ancaman pidana minimal 6 tahun atau denda paling banyak sebesar Rp. 1 miliar rupiah.

Kabar heboh jatuhnya sebuah helikopter di kawasan Kecamatan Parengan berawal saat akun media sosial facebook mengunggah foto helikopter jatuh, Selasa (26/1/2016) pukul 17.00 WIB. Kemudian gambar itu dibagikan oleh pengguna Medsos lainya. Hingga akhirnya tersebar melalui pengguna Blackberry Messanger (BBM). Diperparah media memberitakan tersebar kabar helikopter jatuh menghebohkan masyarakat.

Malam itu kemudian dilakukan pencarian oleh aparat Polsek Parengan. Kemudian dilanjutkan Rabu (27/1/2016) hingga siang hari dilakukan pencarian. Dibantu personil Polsek Singgahan, Polsek Montong, Perhutani KPH Parengan serta komunitas trail. Hasilnya pencarian yang disebar di kawasan hutan itu tidak membuahkan hasil.

“Setelah beredarnya kabar itu kami sudah memerintahkan anggota untuk mencari dari kemarin malam sampai pukul 12:00 WIB siang tadi. Dan sudah saya kofirmasikan dengan petugas di Lanud Isnan Yudi (Madiun) dan Lanud Abdul Rachman Saleh (Malang). Mereka menyatakan bahwa pada jam dan hari itu tidak ada kabar tentang pesawat jatuh,” jelas Kapolres.

Data seputartuban.com, gambar helikopter jatuh menjadi bahan pemberitaan media sejak 2011 lalu. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author