Published On: Sab, Jan 23rd, 2016

Pol PP Garuk 9 Pasangan Mesum Dari Kawasan Rengel

TUBAN

MALU : Sejumlah pasangan mesum yang diamankan dari hasil razia.

MALU : Sejumlah pasangan mesum yang diamankan dari hasil razia.

seputartuban.com – Nampaknya penginapan di Tuban masih menjadi tempat favorit bagi pasangan mesum. Terbukti Kamis (21/1/2016) Sat Pol PP Pemkab Tuban mengamankan 9 pasangan bukan suami istri tinggal sekamar di penginapan kawasan Kecamatan Rengel.

Kepala Bagian Operasional Satpol PP Pemkab Tuban, Parsono mengatakan razia dialkukan dengan sasaran rumah kos dan penginapan sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 00.30 WIB.

“Pasangan luar luar nikah itu berhasil kami amankan dari Hotel Asri’in diwilayah Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel. Dengan hasil delapan pasangan. sedangkan dilokasi kedua satu pasangan kami amankan dari rumah kos yang berlokasi diantara Desa Sumurcinde dan Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko” terangnya. Jumat (22/1/2016) pagi.

Mereka yang diamankan adalah sebagian besar warga Kabupaten Bojonegoro. Pj (38), warga Kecamatan Bojonegoro tinggal sekamar dengan Wr (33), warga Kecamatan Balen,  BU (28), warga Kecamatan Ngraho dengan HNM (24), warga Kecamatan Kalitidu.

Kemudian Sp (30), warga Kecamatan Bojonegoro dengan Er (27) Kecamatan Sumberejo. Sm (22), warga Kecamatan Dander dengan Sm (23), warga Kecamatan Baureno.  Serta pasangan mesum HS, lelaki 27 tahun warga Kecamatan Lamongan, sekamar dengan Bn (34), warga Kecamatan Bojongeoro.

Pasangan lain adalah Mk (53), warga Kecamatan Rengel dengan YGY (53), warga Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. AM (47), warga Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dengan Sp (26), warga Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro.

Kemudian Sw, lelaki 27 tahun warga Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban sekamar dengan Rk, wanita 40 tahun, warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Pasangan terakhir yang diamankan adalah AFS (35), warga Kecamatan Glagah, Kabupaten Gresik sekamar dengan LSW (39), warga Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Razia itu dilakukan sesuai laporan masyarakat bahwa hotel tersebut sering diketahui pasangan bukan suami istri yang menginap. Bahkan tidak dalam waktu lama, mereka kadang sudah  keluar. Sehingga masyarakat menduga tempat tersebut dijadikan ajang mesum.

“Seluruhnya wajah baru, mereka kemudian kami bawa ke kantor untuk didata dan diberikan pembinaan serta bersedia membuat surat pernyataan. Sedangkan pemiliknya (hotel) kami penggil untuk dikenakan sanksi,” tegasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author