Published On: Rab, Apr 8th, 2015

Pemkab Tuban Akan Sanksi Camat Bancar

TUBAN

TEGUH SETYO BUDI: Sebenarnya kendaraan dinas ya hanya digunakan untuk menunjang kegiatan dan pekerjaan kedinasan. Di luar itu tidak diatur.

TEGUH SETYO BUDI: Sebenarnya kendaraan dinas ya hanya digunakan untuk menunjang kegiatan dan pekerjaan kedinasan. Di luar itu tidak diatur.

seputartuban.com-Pemkab Tuban menyesalkan terjaringnya sebuah sepeda motor dinas milik salah satu staf Kecamatan Bancar yang digunakan anaknya dalam balapan liar di kawasan jalan Mondokan tembus Terminal Baru Tuban, akhir pekan kemarin.

Juru bicara Pemkab Tuban, Teguh Setyo Budi, menegaskan sejatinya pengalokasian kendaraan bermotor roda dua berpalt merah tersebut secara formal hanya untuk kegiatan kedinasan. Bukan untuk kepentingan pribadi maupun keluarga.

“Sebenarnya kendaraan dinas ya hanya digunakan untuk menunjang kegiatan dan pekerjaan kedinasan. Di luar itu tidak diatur. Apalagi digunakan berkeliaran di luar jam kerja,” kata Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban ini, Rabu (08/04/2015) siang.

Walau demikian, hingga sejauh ini Teguh belum mau membuka ke publik siapa pemilik sepeda motor Yupiter Z bernopol S 3896 EP yang berdinas di Kantor Kecamatan Bancar tersebut.

Dia hanya berasumsi jika sepeda motor plat merah tersebut digunakan anaknya yang akan membeli sesuatu atau keperluan lain, sebelum akhirnya terjaring razia aparat Polres Tuban di arena balapan liar.

Namun berdasar pantauan seputartuban.com, sepeda motor plat merah yang digaruk polisi di arena balapan liar jenis Yamaha Yupiter Z di luar Kecamatan Bancar banyak digunakan sebagai kendaraan dinas pejabat sekretaris kecamatan (sekcam).

Sementara Kepala Inspektorat Kabupaten Tuban, Agus Priyono Hadi, menyatakan akan segera memberikan tindakan.

“Kami akan segera melakukan tindakan dengan memberikan peringatan kepada camat tentang adanya perilaku pegawainya yang menyalahi aturan,” tegas mantan Camat Rengel era 1990-an ini.

Dia juga tidak memungkiri bila kenyataan tersebut sering terjadi karena minimnya kesadaran para PNS meski pihaknya kerap memberikan peringatan.

Berkaitan itu, ke depan pihaknya akan segera mengkoordinasikan dengan Pemkab Tuban untuk memberikan efek jera agar tidak kembali terulang di kemudian hari.

“Formalnya dalam berita acara penyerahan sudah disertakan kesepakatan yang harus dilaksanakan. Sehingga bilamana terdapat penyalahgunaan di luar jam kerja maka tanggung jawabnya akan dibebankan ke pemakai,” kata dia. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author