Published On: Jum, Feb 20th, 2015

PKB Tuban Siap Lanjutkan Duet Huda-Noor Jilid 2

TUBAN

EUFORIA PILKADA TUBANseputartuban.com-Percepatan jadwal pelaksanaan Pilkada Tuban Desember 2015 dari asumsi semula yang baru akan digelar paling cepat semester kedua tahun 2016 pasca disahkannya
undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan gubernur, wali kota dan bupati, dari sisi politik yang paling diuntungkan adalah pasangan petahana Bupati Fathul Hudan dan Wakil Bupati Noor Nahar Hussein.

Sebab, PKB yang menjadi pengusung utama bersama PPP, Gerindra serta PBB dalam pilkada 2011 lalu, adalah satunya-satunya partai yang paling siap menyongsong percepatan jadwal suksesi lima tahunan ketimbang kontestan lainnya.

Kesiapan partai berbasis massa nahdliyin di Bumi Ronggolawe yang kelahirannya dibidani KH Abdurrahman Wahid ini, setelah muncul sinyal kembali mengusung duet Huda-Noor (Bupati dan Wakil Bupati Tuban saat ini) dalam pilkada 2015 mendatang.

DUET PERMANEN: Bupati Tuban Fathul Huda dan Wakli Bupati Noor Nahar dalam sebuah  kesempatan.

DUET PERMANEN: Bupati Tuban Fathul Huda dan Wakli Bupati Noor Nahar dalam sebuah
kesempatan.

Selain tentu saja PKB sebagai partai pemenang pemilu 2014 dengan modal 14 kursi di DPRD Tuban, praktis tak butuh “belas kasihan” dan mengemis partai lain untuk berkoalisi.

Artinya, dengan modal 14 kursi di dewan, bisa dikatakan PKB Tuban sangat bebas mementukan sikap politiknya.  Jika memang sinyal itu tak berubah arah, maka bisa diprediksi keberuntungan akan memayungi duet Huda-Noor jilid 2 yang diusung DPC PKB Tuban.

Selain memiliki sistem yang bisa “digerakkan”, seluruh komponen tim pemenangan dan konsep serta strategi hanya tinggal meng-update saja.

Penegasan bakal diteruskannya tandem Huda-Noor jilid 2 dalam Pilkada 2015, disampaikan langsung Ketua DPC PKB TUban Noor Hasan kepada seputartuban.com.

“Insya Allah masih tetap. Kita akan melanjutkan yang ada (Huda-Noor) saat ini untuk ke jilid 2. Mohon doanya agar kita tetap istiqomah berpihak kepada rakyat,” kata Noor Nahar, Jumat(20/02/2015) sore.

Namun begitu, sambung Wakil Bupati Tuban ini, pihaknya tidak mau jumawa karena politik adalah wilayah yang sangat dinamis. Dalam persoalan ini pada akhirnya rakyatlah yang paling berkuasa.

“Tapi yang pasti kita tidak mau berandai-andai dan buru-buru. Kita pelajari dulu detail peraturan yang baru itu sembari menunggu konfirmasi KPUD Tuban terkait pelaksanaan pilkada nanti,” tandas birokrat kelahiran Desa Rengel ini.  MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author