Published On: Sen, Mei 14th, 2018

Pimpinan Daerah Tuban; Tangkal Aksi Terorisme Dengan Sinergitas

seputartuban.com, TUBAN – Aksi para teroris dalam aksi pengeboman  3 lokasi berbeda di Surabaya, Minggu (13/4/2018) dikutuk banyak kalangan. Sebagai tindakan yang tidak beragama dan tidak berperikemanusiaan. Kejadian serupa disusul Minggu malam bom susulan meledak di salah satu rumah susun di Sidoarjo.

ilustrasi teroris

Bupati Tuban, Fathul Huda, mengutuk keras perbuatan tersebut merupakan tindakan tidak manusiawi. Serta akan melakukan sejumlah langkah strategis secara integrasi kepada para pihak terkait. Masyarakat juga dihimbau peduli terhadap kondisi lingkungannya, jika terjadi kejanggalan atau kecurigaan agar segera melapor kepada aparat terdekat.

“Saya sangat prihatin dan mengutuk dengan keras aksi tersebut. Untuk ini kami bersama Forpimda dan FKDM akan semakin meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipatif, jangan sampai aksi tersebut terjadi di Tuban Bumi Wali, kepada masyarakat. Diminta untuk bersama-sama semakin neningkatkan kewaspadaan. Laporkan kepada yang berwajib jika melihat orang atau kegiatan yang mencurigakan,” katanya.

Bupati dua periode yang dikenal bersahaja itu juga menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan kabar burung atau bahkan kabar menyesatkan. Karena bisa saja pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kondisi ini untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya. Mengambil manfaat dari kondisi kecemasan masyarakat atas aksi terorisme.

“Lebih lanjut beliau menyampaikan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik, juga tidak terpancing dengan tindakan profokatif yang ingin memanfaatkan dan mengambil keuntungan dari kekeruhan. Mari kita jaga bersama Bumi Wali yang sudah kondusif untuk tetap dan  semakin kondusif lagi. Kondisi kamtibmas yang kondusif merupakan modal utama  membangun Tuban, mewujudkan Tuban lebih maju dan sejatera,” imbuhnya.

Dandim 0811 Tuban. Letkol Inf. Nurwicahyanto menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah menyebarkan atau menerima informasi dari sumber yang tidak jelas. Informasi tentang terorisme di Surabaya harus menunggu atau bersumber dari Kepolisian.  “lebih baik menunggu olah TKP Polri,” katanya.

Dia menghimbau agar masyarakat tidak termakan issue provokasi teroris yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Selain itu sikap peduli sekitar menjadi modal utama dalam ketahanan nasional. “Intinya semua pihak dengan seluruh masyarakat jangan takut dengan teroris. Peka dan peduli dengan lingkungan untuk cegah dini aksi teroris,” imbuhnya.

Sejumlah langkah strategis sudah dilakukan untuk menciptakan situasi tetap aman dan nyaman. “Mulai pasca ledakan di Surabaya atas petunjuk pimpinan, TNI dan Polri mulai hari ini melaksanakan pengamanan dan patroli bersama. Ditingkat kecamatan, jajaran Polsek dan Koramil melaksanakan pengamanan di wililayah masing-masing,” tegasnya.

Sedangkan Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono melalui jajarannya menyampaikan himbauan kepada masyarakat dengan media gambar yang tersebar secara berantai di sejumlah jejaring sosial.

Yang isinya agar masyarakat tidak perlu takut dengan aksi teror yang telah terjadi di Surabaya, sehingga beraktifitas seperti biasa. Polres Tuban dan Polsek jajaran selalu bekerja, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Warga yang sudah mendapatkan foto,video pasca Bom Surabaya, dimohon untuk tidak dibagi atau dikirimkan ke siapapun, karena akan menebar ketakutan.

Kemudian Kapolres juga menyampaikan bahwa Polres Tuban dan Kodim 0811 Tuban sudah melakukan pengamanan bersama dan semuanya aman, tertib lancar dan kondusif. Juga dihimbau kepedulian masyarakat untuk tetap menjaga Tuban, agar jangan sampai para teroris masuk Tuban. NAL

Facebook Comments

About the Author