Published On: Jum, Jun 26th, 2015

Pilkada Tuban Sepi Bakal Calon

Kendati coblosan Pilkada Tuban 2015 sudah di depan mata, namun suhu politik di Bumi Ronggolawe tak sehangat pilkada tahun 2011 silam yang dimenangi pasangan Fathul Huda-Noor Nahar Husein tersebut.

seputartuban.com-Buktinya, sampai saat ini yang terang-terangan bakal maju dalam pilkada 9 Desember akan datang baru Bupati Tuban Fathul Huda dengan status petahana. Dia akan maju menaiki gerbong DPC PKB dengan 14 kursi di DPRD Tuban.

Padahal sesuai tahapan jadwal pilkada yang dirilis KPU Kabupaten Tuban pendaftaran pasangan calon dibuka tanggal 25-28 Juli depan. Meski begitu, hingga sejauh ini masih belum ada kabar kader dari partai politik yang akan ikut meramaikan Pilkada Tuban 2015.

Seperti halnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang hingga detik ini masih belum menentukan sikap. Ketua DPC PDIP Tuban, Andik Hartanto saat dihubungi seputartuban.com, mengatakan partainya masih menunggu petunjuk dari DPP. Bahkan saat ditanya rencana pun mengatakan hal yang sama.

“Kita masih menunggu petunjuk dari DPP,” jawabnya singkat, Jumat (26/06/2015) siang.

Setali tiga uang juga dilakukan DPC Nasdem Tuban. Ketua DPC Nasdem Tuban, Sumantri,  mengatakan partainya yang hanya memiliki tiga kursi di DPRD Tuban masih melakukan lobi politik kepada partai lain yang tidak bisa mencalonkan tanpa berkoalisi.

Dia mengakui, hingga kini sudah ada pembicaraan dengan pengurus-pengurus parpol lain tetapi masih saling menyatukan visi dan misi, serta melakukan evaluasi terhadap calon yang akan diusungnya.

“Semua parpol sudah ada pembicaraan kecuali dengan Golkar,” kata Sumantri.

Saat ditanya, apakah akan merapat ke incumbent? Sumantri mengatakan tidak menutup kemungkinan selama ada kesepakatan bersama. Namun, hal itupun juga masih belum bisa dipastikan.

“Bisa saja kita merapat ke incumbent, tergantung kesepakatannya,” sambungnya.

Partai Golkar Menunggu di Tikungan

Sedangkan Partai Golkar sendiri sepertinya juga belum serius meski telah memunculkan nama Aulia Hany Mustikasari, trah mantan Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widyastuti periode 2001-2006 dan 2006-2011.

“Hasil perumusan dan kesepakatan Partai Golkar terkait pencalonan kader menuju pilbub  2015, kami sudah menyiapkan kader sebagai Bupati Tuban atas nama Aulia Hany Mustikasari,” kata Rudi usai mengikuti rapat penyampaian jawaban pemerintah atas laporan pansus I, II, III dan IV serta pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Tuban terhadap 10 Raperda Kabupaten Tuban 2015 di gedung dewan, Selasa (19/05/2015) bulan lalu.

Dia menegaskan, nama Aulia yang saat ini sudah mencuat ke publik berdasar survei yang  dilakukan partainya dan lembaga independen diklaim telah mendapat respon positif setengah dari warga Tuban. Selain dikenal sebagai putri mantan bupati dua periode, Aulia adalah kader terbaik Partai Golkar dan berintegritas.

Menurut Rudi, pencalonan kader terbaiknya tersebut sudah final meski hingga sekarang masih banyak parpol di Tuban mengajukan jagonya agar bisa maju dalam Pilkada 2015.

“Golkar siap merebut kembali posisi nomor satu di Kabupaten Tuban ini,” tegas dia.

Hanya saja, imbuh Rudi, untuk menentukan siapa yang akan diusung menjadi pendamping Aulia  pihaknya masih menunggu hasil keputusan kan kesepakatan internal Partai Golkar.

“Tapi yang pasti, siapa yang didukung rakyat dia berpeluang untuk diusung menjadi calon wakil bupati. Semua kader harus mendukung secara maksimal dengan tujuan memenangkan pilkada mendatang,” tutur dia.

Begitu juga munculnya duet Zakky Mahbub-Dwi Susiantin Budiarti sebagai cabup dan cawabup dari jalur independen. Walupun sudah dinyatakan lolos verifikasi oleh KPU Kabupaten Tuban untuk mengikuti pilkada 9 Desember mendatang, tapi nasibnya masih harus ditentukan hsail verifikasi lanjutan di tingkat PPS.

Meski begitu, munculnya pasangan independen ini sekaligus menjawab pesimisme publik Bumi Ronggolawe, yang sebelumnya memprediksi jalur perseorangan tidak laku karena beratnya persyaratan untuk maju sebagai kandidat dalam Pilkada Tuban 2015.

Sekedar mengingatkan, dalam Pilkada Tuban 2011 silam diramaikan lima pasangan calon. Mereka adalah duet Fathul Huda-Noor Nahar Hussein (Huda Noor), Kristiawan-Haeny Relawati Rini Widiastuti (Wani), Setiadjit-Bambang Suharyanto (Sehat), Muhammad Anwar-Tulus Setyo Utomo (Mulyo), Muhammad Chamim Amir-Ashadi Suprapto (Muatoh) dan Bambang Lukmantono-Edy Toyibi. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author