Published On: Jum, Agu 7th, 2015

Pilkada Tuban Korbankan Program Infrastruktur

TUBAN

NOOR NAHAR: 10 persen data kerusakan jalan itu valid dan bisa dipertanggungjawabkan.

NOOR NAHAR HUSSEIN

seputartuban.com – Karena biaya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah kabupaten. Sehingga anggaran puluhan miliar tersebut dimasukkan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 dengan menunda sejumlah program infrastruktur.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 900/1196/SJ tertanggal 9 Maret 2015 perihal Pendanaan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota tahun 2015.

Dalam pelaksanaan Pilkada Tuban menyedot anggaran daerah sebesar Rp. 36.283.054.972. Terbagi untuk KPU Kabupaten sebesar Rp. 27.625.662.972, Panwaskab sebesar Rp. 6.417.392.000 dan biaya keamanan sebesar Rp. 2.240.000.000.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein mengatakan, bahwa sebelumnya Pemkab Tuban tidak menganggarkan untuk pelaksanaan Pilkada. Sehingga anggaran itu dimasukkan dalam P-APBD 2015. Dana yang seharusnya untuk perbaikan infrastruktur dipakai pesta demokrasi mendatang. “Yang dikurangi untuk kegiatan inflastruktur dipakai untuk anggaran Pilkada,” kata Wabup, Kamis (06/08/2015).

Sementara itu, dalam PAPBD 2015 dimaksimalkan untuk penganggaran pembangunan inflastruktur yaitu sebesar Rp. 60 miliar yang terdiri dari Rp. 41 miliar untuk jalan dan sisanya untuk pembangunan inflastruktur lainnya seperti pendidikan dan kesehatan. “P-APBD ini tetap kita utamakan untuk pembangunan jalan, sebab merupakan kebutuhan masyarakat dalam peningkatan ekonomi,” sambungnya.

Diketahui, PAPBD 2015 itu tidak termasuk program yang tahun sebelumnya sudah dianggarkan tetapi belum terealisasi. Diantaranya pemerataan lahan sport center dan pembebasan lahan untuk proyek jalan lingkar yang belum semuanya terserap. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author