Published On: Sel, Jun 9th, 2020

Pilkada 2020, Tidak Ada Perubahan Jumlah Pemilih Tiap TPS

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

seputartuban.com, TUBAN – Ditengah Pandemi Covid-19 yang mewabah diseluruh dunia, Pilkada serentak tahun 2020 tetap dijalankan. Tentunya membuat pelaksanaannya berbeda dari Pilkada sebelumnya. Karena harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaannya.

Ketua KPU Tuban, Fatkul Iksan, mengungkapkan KPU Kabupaten Tuban siap menyelenggarakan pemungutan suara dengan menerapkan protokol kesehatan pada 9 Desember 2020 mendatang. Hal tersebut sesuai dengan arahan Mendagri, Ketua KPU Pusat, dan Bawaslu Pusat. “Penerapan protokol kesehatan ini akan berdampak pada meningkatnya anggaran pemenuhan logisitik protokol kesehatan tersebut,” katanya, Senin (8/6/2020).

Kantor KPU Kabupaten Tuban

Selain itu, Fatkul Iksan menjelaskan, pada Pilkada Kabupaten Tuban 2020, Pemkab Tuban telah menyiapkan anggaran Rp. 54 miliar. Saat ini telah cair hingga 40 persen. KPU Tuban juga akan melakukan efisiensi anggaran. Sejumlah kegiatan akan disesuaikan dengan kondisi yang ada. Jika ada kekurangan anggaran, KPU Tuban akan mengajukannya kepada Pemkab Tuban untuk dipenuhi.

Terkait dengan mekanisme pemungutan suara, kapasitas maksimal per TPS, sebelumnya telah merencanakan setiap TPS maksimal menampung 400–500 pemilih. Ini sudah sesuai aturan protokol kesehatan, sehingga tidak diperlukan penambahan TPS.

“Saat ini tengah dikaji perihal batasan umur bagi penyelenggara pemilu. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait adanya kategori umur rentan,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :