Published On: Rab, Mar 22nd, 2017

PGRI Sesalkan Nasib Tiga Puluh Calon Kepsek Masih Belum Jelas

seputartuban.com, TUBAN – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tuban, Suwito Tulus, menyesalkan lambanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban yang belum melantik 30 calon kepala sekolah (Kepsek) usai dinyatakan lulus seleksi sejak Selasa (26/7/2016) lalu.

Ilustrasi Kepsek/suara merdeka

“Kami (PGRI) berharap, seyogyanya Pemkab ada pendelegasian tugas untuk berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan. Sehingga kekosongan dapat segera teratasi,” terangnya saat dihubungi melalui ponsel, Senin (20/3/2017) siang.
Dikhawatirkan, jika pelantikanya tidak disegera dilakukan, akan berdampak buruk terhadap pendidikan di Kabupaten Tuban. Karena sekolah tidak memiliki pemimpin yang kompeten dalam aspek yang disyaratkan.

Saat ini, jabatan Kepsek yang kosong dijabat oleh pejabat sementara (Pjs) oleh Kepsek lain yang juga telah memiliki jabatan  serupa.

dimasing-masing tempat pendidikan tersebut dijabat oleh penanggung jawab sementara yang merangkap dengan jabatan lain. Dikhawatirkan dari perangkapan jabatan itu menyebabkan pengawasan terhadap kwalitas pendidikan kurang maksimal.

Sehingga, lembaga pendidikan harus dipimpin oleh para guru yang berkualitas setelah sebelumnya diseleksi ketat oleh BAPERJAKAT melibatkan Tim penguji dari LPMP dan LP2KS.

Serta sudah mengikuti pendidikan selama enam bulan tentang pengelolaan sekolah dan kurikulum di LPPKS (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepala Sekolah)

Maka, dengan menyegerakan melakukan pelantikan dan menempatkan kepala sekolah yang memiliki kompetensi serta keahlian manajerial. Penerapan kebijakan proses belajar mengajar yang baik di lingkungan sekolah, dapat segera dilaksanakan karena kepala sekolah yang disiapkan sudah memahami penataan kurikulum dengan betul.

Menanggapi hal itu. Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Agus Wijaya mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan mengenai kekosongan tersebut.

“Intinya begini. Pemkab saat ini telah memperhatikan masalah kekosongan Kepsek tersebut dan prosesnya telah disiapkan, masih dalam proses.” lanjutnya terpisah.

Diketahui, calon kepala sekolah yang ditugaskan untuk meningkatkan  karakter pendidik dan yang di didik tersebut dinyatakan telah lolos mengikuti tes seleksi, serta pengumuman kelulusanya sudah diumumkan sejak Selasa (26/7/2016) lalu.

Namun pengajuan pelantikan Kepsek yang sudah dimohonkan sejak Nopember 2016 hingga kini belum ada titik terang tentang kapan akan dilakukan pelantikanya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Mur berkata:

    Segera diisi formasi yg kosong sehingga biar tidak semrawut dan bisa teratur dan terkoordinasi dg baik dan benar dalam biokrasi.