Published On: Sel, Jun 20th, 2017

Petugas Gabungan Diturunkan Dengan Kekuatan Penuh Jamin Pemudik Aman

seputartuban.com, TUBAN – Optimalkan pengamanan selama arus mudik dan arus balik lebaran 2017, aparat gabungan dikerahkan bersiaga. Hal itu sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam upaya mewujudkan rasa aman kepada masyarakat. Operasi ini disebut operasi Ramadniya (Ramadania) 2017.

SIAGA PENUH : dari kiri – Bupati Tuban, Dandim 0811 Tuban dan Kapolres Tuban saat melakukan pemeriksaan pasukan dalam apel gelar operasi Ramadniya 2017 di alun-alun Tuban

Personil gabungan yang diterjunkan adalah 250 petugas Polres Tuban, 30 penembak jitu, 4 regu perosnil Kodim 0811 Tuban. Selain itu juga 16 personil Dinas Perhubungan (Dishub), 36 personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-pp) Kabupaten Tuban, 36 petugas pemadam kebakaran, dan 20 petugas kesehatan. Mereka ditugaskan sejak Senin (19/6/2017) hingga H+7 Idul Fitri.

 “Apel gelar Pasukan OPS Ramadniya Semeru 2017 ini bertujuan untuk mengecek kesiapan akhir seluruh personil dan berbagai unsur lain yang terlibat. Serta untuk melakukan konsolidasi sebelum digeser ke lapangan,” terang Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad usai memimpin gelar pasukan.

Untuk memberikan layanan, petugas sudah menyiapkan berbagai Pos Pelayanan di sepanjang jalur utama. Pos cek point untuk mengecek kendaraan pemudik, dan pos pantau untuk memantau perkembangan terkini selama arus mudik dan arus balik. Dengan pusat sarana pengendalian berada di Mapolres Tuban.

Seluruh Pos yang disiagakan tersebut sudah dilengkapi  berbagai fasilitas yang dibutuhkan, yakni mulai sarana bermain anak hingga dewasa, dilengkapi fasilitas tempat peristirahaatan sementara. Juga disediakan layanan pengawalan, layanan pelaporan, layanan kesehataan, tempat ibadah, counter pulsa, toilet, dan reparasi gratis baik bagi kendaraan roda 4 maupun roda 2 didukung montir-montir terpercaya.

Dimungkinkan, arus lalu lintas sepanjang 78 Km yang melintas dijalur pantai utara Tuban-Bancar diperkirakan akan tersendat. Terganggunya arus lalu lintas tersebut disebabkan karena adanya pembangunan dan pelebaran jembatan yang belum selesai, Untuk mengurai kemacetan tersebut, petugas sudah menyiapkan Jalur alternatif  melalui Jalan poros penghubung kecamatan.

Yakni, jika pengguna jalan melaju dari wilayah Kabupaten Rembang, disarankan agar melewati jalan poros penghubung Kecamataan Bancar menuju Kecamatan Jatirogo. Jalan poros penghubung Kecamatan Bangilan menuju Kecamata Singgahan. Kemudian menuju jalan poros penghubung Kecamatan Parengan menuju Kecamatan Soko, serta melalui jalan poros penghubung Kecamatan Rengel menuju Kecamatan Plumpang  hingga menembus jalur Tuban-Widang KM-28 arah Babat. Atau menembus wilayah Kecamatan palang hingga sampai di jalur pantura Tuban lamongan KM-64.

“Kemarin kami sudah berkoordinasi dengan wilayah Rembang, untuk pengguna jalan tujuan Bojonegoro bisa langsung melalui jalur tersebut. Sedangkan jika berkeinginan untuk mengetahui situasi arus mudiknya dapat diakses melalui layanan Sibi Polres Tuban yang dapat diakses melalui Smartphone setelah diunduh, atau langsung menghubungi kami di Nomor Telp 321305 atau 321990,” pungkas Kapolres.

Diketahui, perkiraan awal arus mudik serta peningkatan volume  kendaraan di wilayah di Kabupaten Tuban akan terjadi sejak H-2 hingga H+4 hari raya Idul Fitri. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author