Published On: Rab, Mar 9th, 2016

Petani Plumpang “Sudah Jatuh Tertimpa Tangga”

PLUMPANG

MERADANG : Petani Kecamatan Plumpang memanen dini tanaman padinya agar tidak semakin merugi

MERADANG : Petani Kecamatan Plumpang memanen dini tanaman padinya agar tidak semakin merugi

seputartuban.com – Petani Desa Bandungrowo, Kecamatan Plumpang melakukan panen dini. Padi yang berumur kurang dari 100 hari itu harus dipanen karena terendam luapan sungai, Selasa (8/3/2016).

Rasmaji, salah satu petani terpaksa memanen padinya karena sawahnya yang kebanjiran. Selain itu lebih dari 50 hektar sawah dikawasanya mengalami kondisi serupa. “Terpaksa kita harus memanen, takutnya nanti malah membusuk,” katanya.

Petani yang juga Ketua RT itu juga mengungkapkan kondisi petani sedang sulit akibat banjir dimanfaatkan pembeli membanting harga. Padi petani dibeli kurang dari 50 persen dari harga biasanya. “Kalau dijual harga nya turun, ruginya sampai 50 Persen lebih,” imbuhnya.

Petani tidak memiliki banyak pilihan, lebih baik dijual murah karena tidak dapat ditimbun telalu lama. Hasilnya padi akan membusuk karena kadar air berlebihan. “Terpaksa kami menjualnya, selain ribet menyimpannya petani disini tidak punya kesadaran sampai kesana,” tutupnya.

Salah satu pembeli padi, Ahmadi mengatakan bahwa harga gabah menurun dari harga 4000 per-Kg menjadi Rp. 2.700 per-Kg. Dia menjelaskan bahwa anjloknya harga dikarenakan umur padi dan kadar air yang tinggi. “Kalau gabahnya kering harganya bisa Rp. 3 ribu sampai Rp. 4 ribu. Namun karena kondisi gabah yang basah, kami hanya berani hargai Rp. 2 700 per-Kg,” ujarnya.

Diketahui, Sabtu (5/3/2016) Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat berkunjung di Tuban menegaskan bahwa Bulog harus mampu mendominasi pasar gabah. Agar petani tidak dipermainkan oleh pembeli, selain itu harga pasar tetap stabil. Namun faktanya petani seolah sudah jatuh masih tertimpan tangga. Yakni tanaman padinya kebanjira, harus dipanen dini dan harga jualnya anjlok.

“Pemerintah harus mengendalikan dan mengontrol harga. Melalui bulog melakukan serapan. Bulog harus merampas, sehingga rantai pasar lebih pendek,” kata Mentan waktu itu. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author