Published On: Sen, Jan 25th, 2016

Petani Masih Meradang, Potensi Hasil Panen Jagung Menurun

TUBAN

MERADANG : Tanaman jagung petani Kerek diserang hama bule dan belum ada obatnya. Kondisi ini menyebabkan gagal panen

MERADANG : Tanaman jagung petani Kerek diserang hama bule dan belum ada obatnya beberapa waktu lalu

seputartuban.com – Hujan lebat melanda wilayah Kabupaten Tuban baru beberapa hari trakhir. Ini menyebabkan petani jagung meradang, tanaman petani tidak tumbuh maksimal karena sebelumnya lama tidak hujan. Akibatnya hasil panen diperkirakan menurun dari biasanya.

Hampir 1 bulan lebih, petani jagung menunggu datangnya hujan lebat saat pertumbuhan tanaman jagung. Namun yang ada hanya beberapa kali hujan ringan. Kondisi lahan tadah hujan mengandalkan sepenuhnya curah hujan tinggi. Mulai tanam sampai jagung berbuah muda tidak cukup mendapatkan air. Bahkan meski tanamnya bersama, namun kondisi pertumbuhanya tidak sama.

Dampaknya proses pembuahan jagung terganggu, buah tanaman jagung tidak maksimal. Kondisinya tongkol jagung lebih kecil dan biji jagung tidak rata. “Untungnya segera hujan, tapi panen ya turun separuh dari biasanya. Kalau seperempat hektar dapat 1 ton lebih, kalau panen nanti ya mungkin turun sampai separuhnya lebih,” ungkap Dulkayi, petani asal Desa Nguluhan, Kecamatan Montong.

Petani berharap meski hasil panen diperkirakan menurun, namun harga lebih mahal. Kalau panenya turun jumlah jagung dipasaran berkurang. “Meski hasil panen turun, semoga harganya diatas Rp. 2.000 per-Kg. Agar petani tidak rugi besar,” ungkap Muhid, petani Desa Guwoterus, Kecamatan Montong.

Kondisi serupa juga dialami petani dikawasan Kecamatan Kerek, Kecamatan Merakurak, Kecamatan Parengan. Bahkan lebih parah, tanaman jagung tumbuh kerdil. “Ya mau gimana lagi, kita terima saja,” kata Samsuri, warga Kecamatan Kerek.

Kawasan Montong dan kecamatan sekitarnya menjadi salah satu penghasil jagung di Tuban. Sebagian besar mereka bercocok tana di kawasan hutan. Sehingga bertani di lahan kering sepenuhnya mengandalkan curah hujan untuk pengairan. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author