Published On: Sen, Mar 30th, 2015

Petani Cinglung Bersama Koramil Bancar Panen Raya

BANCAR

KEBERSAMAAN: Danramil Bancar Kapten Ghofar bersama petani Desa Cinglung menggelar panen raya, Minggu (29/03/2015) pagi. foto: ARIF AHMAD AKBAR

KEBERSAMAAN: Danramil Bancar Kapten Ghofar bersama petani Desa Cinglung menggelar panen raya, Minggu (29/03/2015) pagi. foto: ARIF AHMAD AKBAR

seputartuban.com-Komitmen mengawal program kedaulatan pangan yang dicanangkan pemerintah dibuktikan jajaran Kodim 0811 Tuban melalui kerja nyata. Sebab, pangan merupakan komponen strategis dalam pembangunan nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Danramil Bancar, Kapten Ghofar, saat menggelar panen raya bersama petani Desa Cinglung di areal persawahan setempat, Minggu (29/03/2015) pagi.

Menurut dia, persoalan kedaulatan pangan menjadi isu strategis yang harus dikelola dengan baik. Untuk itu, pengamanan merupakan hal yang wajib guna mengawal salah satu program Nawacita Presiden Joko Widodo ini.

“Kegiatan panen raya ini adalah sebagai bentuk pengawalan terhadap petani sesuai dengan intruksi dari Bapak Presiden tentang kedaulatan pangan,” kata Ghofar usai memotong padi jenis serang menandai dimulainya panen raya bersama petani dan jajaran Muspika Bancar serta Kepala Desa Cinglung di atas lahan persawahan seluas 7.000 meter persegi.

Dia menjelaskan, komitmen mengawal petani tidak hanya berhenti sebatas pada acara seremonial seperti panen raya kali ini saja. Untuk memperkuat sinergi dan dukungan kepada petani, TNI juga akan melakukan pengawasan total terhadap peredaran benih serta pupuk bersubsidi.

Intinya, tegas Ghofar, ke depan masyarakat tani harus benar-benar sejahtera lahir batin.  Petani perlu sesuatu yang kongkrit untuk memecahkan masalah.

Untuk itu, dia berharap  peranan dari seluruh stake holder, dalam hal ini TNI dan Polri serta seluruh lapisan mayarakat, benar-benar cakap dalam mengamati peredaran pupuk bersubsidi pada masing-masing wilayah. Tujuannya agar petani tidak selalu menjadi korban

“Bukan cuma berkumpul dan berdiskusi, tindak lanjut adalah sebuah keharusan. Kita (TNI) kapan pun diminta siap,” tutur dia.

Sementara Kepala Desa Cinglung, Darsono, mengaku bangga dengan hasil panen tahun ini meski pupuk yang beredar di wilayahnya tidak tercukupi.

“Hasilnya sangat memuaskan, jauh jika dibandingkan dengan tahun kemarin,” terang dia disamping Danramil Bancar Kapten Ghofar.

Sebagai perbandingan, Darsono memaparkan panen tahun 2013 lalu di bulan sama lahan seluas 1.400 meter persegi hanya menghasilkan gabah paling banyak 8 kwintal gabah saja. Sedangkan sekarang hasilnya bisa mencapai 1,3 ton gabah.

“Semoga pada musim tanam selanjutnya peran TNI dapat benar-benar mengawal peredaran pupuk dengan optimal. Sehingga hasil tanam kami selanjutnya menjadi semakin baik” imbuh Darsono.  ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author