Published On: Jum, Feb 21st, 2014

Pesisir Dipenuhi Sampah, Nelayan Resah

Share This
Tags

JENU

seputartuban.com – Sampah dikawasan pantai menjadi permasalahan tersendiri bagi sebagian warga di pesisir pantai Kabupaten Tuban. Mulai dari sampah rumah tangga, terlihat menumpuk. Seperti hasil pantauan seputartuban.com, dikawasan pantai Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Terlihat sampah pada bibir pantai sepanjang kurang lebih 2 kilo meter.

Pesisir Tuban kotor

DIBIARKAN : Kondisi pesisir dipenuhi sampah, hal ini meresahkan nelayan sekitar

Sampah tersebut sangat menggangu aktifitas nelayan dikawasan itu. Karena bau busuk ditimbulkan sampah, sampai kotornya perairan laut di pantai. Hal ini jelas berdampak ikan diperairan dangkal menjadi sedikit, karena ikan tidak akan menempati perairan yang kotor.

Segeng Sulaiman (55), Koordinator nelayan Kecamatan Jenu, saat dikonfirmasi di rumahnya, Kamis (20/2/2014) mengatakan bahwa sampah pantai sangat merugikan banyak pihak. Seperti warga sekitar bibir pantai yang setiap hari harus mencium bau busuknya. Diperparah dengan arah angin laut yang berhembuh ke arah pemukiman.

Selain itu, sampah juga merugikan nelayan yang tidak meiliki perahu yang dapat mencari ikan di laut lepas. Nelayan yang mencari ikan di laut dangkal mengalami kerusakan pada jalanya, karena banyak sampah terjaring.

Selain itu, juga hasil tangkapan ikan lebih sedikit. Jika sedang musim angin, nelayan yang tidak melaut membersihkan sampah. Agar ikan kembali berada diperairan dangkal.  “Belum ada bantuan atau penegasan tentang kebersihan laut. Kalau hanya kita yang membersihkan, sampai kapan akan terjadi,” keluh Sugeng.

Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Sunarto saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi. Mulai dari tatacara pembuangan sampah sampai penanganannya. ” Sudah sering sosialisasi, memang banyak aspek yang mengakibatkan hal itu. Kita tidak bisa mengendalikan secara kedinasan, harus bersama itu, ” tegas Sunarto. (han)

Facebook Comments

About the Author