Published On: Kam, Sep 22nd, 2016

Persetubuhan Dibawah Umur Picu Kanker Mematikan

TUBAN

seputartuban.com –  Hati-hati, sering melakukan persetubuhan dengan bergonta ganti pasangan, serta melakukan anal seks saat usia belia. Karena rentan terjangkit kanker leher rahim atau kanker serviks.

Dwi Kurnia, Dosen Stikes NU Tuban

Dwi Kurnia, Dosen Stikes NU Tuban

Hal itu disebabkan karena organ-organ reproduksi belum berkembang sempurna, dipaksa mengenal benda asing. Sehingga menyebabkan luka ketika berhubungan seksual. Menyebabkan infeksi jaringan kelamin dan berkembang menjadi kanker dikemudian hari.

Salah satu dosen kesehatan organ tubuh, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES-NU) Tuban, Dwi Kurnia menyebutkan bahwa serangan virus tersebut baru bereaksi setelah lima hingga 20 tahun. Sehingga rata-rata mereka baru terdeteksi terserang kanker serviks pada usia diatas 30 tahun.

“Perlu di waspadai dan perlu di cegah agar tubuh tetap baik dan terhindar dari masalah. terutama mereka yang berusia di bawah 17 tahun,” terangnya, Kamis (22/9/2016).

Menurutnya, penyakit kanker rahim merupakan jenis penyakit yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Jenis ini merupakan penyakit yang dapat menimbulkan dan mendatangkan adanya berbagai jenis masalah hingga dapat menimbulkan kematian. Terutama mereka yang berusia di bawah 17 tahun, resiko sangat tinggi terkena penyakit kanker rahim cenderung menyerang mereka yang sering ganti pasangan.

Ada upaya pencegahanya agar tidak terserang penyakit yang menyerang kaum hawa itu. Ibu satu anak itu menyebutkan agar tidak melakukan hubungan badan pra nikah. Atau tidak melakukan hubungan badan bagi mereka yang berusia dibawah 17 tahun. “Menghindari seks usia muda, tidak berganti-ganti pasangan, dan tidak merokok adalah hal-hal yang perlu dilakukan agar terhindar dari risiko kanker,” lanjut dia.

Diketahui, Lesi atau Human Papilloma Virus (HPV), penyebab kanker serviks ini lebih mudah masuk dan menginfeksi jaringan kelamin. Virus tersebut lebih mudah berkembang biak pada jaringan yang masih muda sehingga memicu pesatnya perkembangan virus menjadi sel kanker dikemudian hari. Virus HPV berkembang biak pada jaringan yang licin serta halus. Pada umumnya jaringan tersebut dimiliki oleh organ reproduksi yang masih dimiliki perempuan muda.

Sangat disayangkan bagi masyarakat yang masih mengacuhkan pemeriksaan kesehatan, karena akan semakin sulit atau terlambat mendeteksi kanker. Karena kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker serviks tergolong masih rendah, hal ini dibuktikan dari kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining.

“Semua wanita berisiko terserang kanker serviks, jadi kesadaran untuk melakukan pendeteksian dini-pun perlu ditingkatkan. Deteksi dini sangat penting lagipula metodenya sudah semakin mudah dan murah. maka segera lakukan pemeriksaan kesehatan sedini mungkin,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author