Published On: Kam, Mar 29th, 2018

Perlu Perhatian, Museum Kambang Putih Jadi Wisata Edukasi

seputartuban.com, TUBAN – Menjaga bukti sejarah dan budaya sangat penting, sebagai sarana edukasi bagi generasi mendatang. Fungsi itulah keberadaan Museum Kambang Putih, Tuban yang saat ini diminati pengunjung untuk pendidikan anak.

TERJAGA : Petugas Museum Kambang Putih menunjukkan laboratorium konservasi

Kepala Museum Kambang Putih, Santi Puji Rahayu mengatakan sejak 2017 sudah menjadi museum purbakala. Sehingga cakupan yang diurusi juga semakin bertambah. “Sekarang museum ini tidak hanya sebagai penyimpan benda bersejarah atau pusaka. Namun juga menjadi wisata edukasi bagi anak-anak sekolah,” ungkapnya.

Masyarakat juga mulai meningkat kesadaran untuk menghibahkan barang-barang bersejarah ke museum. Selain akan bermanfaat sebagai sumber sejarah dan budaya juga barang tersebut akan lebih terawat oleh petugas museum.

Data pengunjung Museum Kambang Putih selama tahu 2017 mencapai 13.978 pengunjung. Sedangkan untuk tahun 2018 ini mulai bulan januari 1.330 pengunjung. Bulan Pebruari 1.193 pengunjung. Serta bulan maret sudah mencapai 1.480 pengunjung.

Untuk pengunjung kebanyakan mulai dari kalangan pelajar Taman kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar(SD). Juga sampai dengan mahasiswa S3 untuk mempelajari atau mengenali tentang sejarah-sejarah dari pada fosil-fosil atau barang peninggalan sejarah.
Namun untuk memberikan pelayanan maksimal, diperlukan perhatian lebih agar para generasi penerus mengenali sejarah dan budayanya sendiri.

Kekurangan fasilitas diantaranya adalah ruang edukasi dan gudang. “Sarprasnya perlu diperbaiki atau ditambah lagi agar lebih bisa maksimal menjadi wisata edukasi,” harapnya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author