Published On: Ming, Okt 19th, 2014

Perhatian Fasum Pemkab Tuban Masih Terpusat di Perkotaan

Share This
Tags

PARENGAN

DIBIARKAN : Kondisi Taman Ponco semakin kumuh karena kurang dapat perhatian dan menjamurnya PKL

DIBIARKAN : Kondisi Taman Ponco semakin kumuh karena kurang dapat perhatian dan menjamurnya PKL

seputartuban.com – Perawatan taman atau fasilitas Umum (Fasum) diwilayah Kabupaten Tuban nampaknya masih terpusat diwilayah perkotaan saja. Buktinya, taman di pertigaan Ponco, Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban ini nampak tidak terawat bahkan menjadi kumuh dan rawan terjadi kecelakaan akibat aktivitas pedagang kaki lima (PKL).

Kawasan ini selalu sibuk dilalui kendaraan pribadi atau umum dan kendaraan berat lainya. Karena menjadi jalur lintas provinsi. Bahkan kawasan ini juga menjadi jalur pintu masuk dari kawasan Bojonegoro. Kumuhnya Taman Ponco ini dapat menyebabkan menurunya apresiasi positif terhadap pemkab Tuban. Karena tidak hanya dilalui warga Tuban, namun juga warga Jawa Tengah dan luar Kabupaten Tuban biasa melintas dikawasan ini.

Kondisinya saat ini terbengkalai dan beralih fungsi menjadi sentra PKL kumuh. Selain tenda yang nampak tidak sedap dipandang, sampah juga semakin membuktikan tempat ini nampak sangat tidak diperhatikan pemerintah.

Para PKL mulai menjamur karena pertigaan Ponco ini menjadi tempat pemberhentian bus antar kota maupun antar provinsi. Selain itu, padatnya lalu lintas kendaraan yang melintas membuat PKL tergiur mendulang uang ditempat ini.

Kepala Desa Suciharjo, Pasiran, Minggu (19/10/2014) membenarkan jika kondisi ini tidak jarang menyebabkan kemacetan lalu lintas. “Jauh hari kami sudah melakukan kordinasi dengan sejumlah PKL yang berjualan disitu. Hasilnya mereka mau pindah asalkan disediakan untuk relokasi dan kami menyarankan untuk relokasi ke pasar desa setempat. Permasalahanya adalah tempat untuk relokasi membutuhkan pemugaran. Dan kami sudah menyampaikan permohonan ini ke Pemkab namun belum ada jawaban,” ungkapnya.

Camat Parengan, Didik Purwanto mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan Pemkab Tuban. Namun hingga saat ini masih terdapat kendala dalam menyelesaikan permasalahan ini.

“Untuk status tanah itu adalah Bina Marga Pemerintah Kabupaten Tuban. Kami juga sudah melakukan hearing dengan PKL di Kantor Kecamatan. Keluhan masyarakat ini sudah kami laporkan ke Pemkab, namun belum ada jawaban sampai sekarang,” jelasnya.

Selain carut marutnya kondisi PKL dan kebersihan dan perawatan taman, kawasan pertigaan ini sudah sangat padat dilalui pengguna jalan. Sehingga sudah sangat dibuthkan traffic light dan Pos Polisi untuk mengurai dan mengamankan jalan lintas provinsi ini. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos