Published On: Sab, Mei 28th, 2016

Perda Taman Pemakaman, Agar Pengelolaan Makam Tidak Asal

TUBAN

seputartuban.com –  Pemkab Tuban mengusulkan Reperda tentang pengelolaan taman pemakaman ke DPRD Tuban. Sesuai surat Bupati Tuban nomor 188.342/2313/414.012/2016. Rancangan aturan itu belum pernah dimiliki Kabupaten Tuban sebelumnya.

Kasubag Perundang-Undangan, Bagian Hukum Setda Kab. Tuban, Cyta S

Kasubag Perundang-Undangan, Bagian Hukum Setda Kab. Tuban, Cyta S

Kasubbag Perundang undangan Bagian Hukum Setda Kabupaten Tuban, Cyta Suryawijati mengatakan Tuban pernah memiliki Perda yang mengatur tentang penataan atau pengelolaan tempat pemakaman. “Selama ini kita belum punya pengaturan tentang pemakaman dan selama ini pemakaman belum tertata. Maka dengan adanya payung hukum ini bisa mengatur kedepannya,” ujar Cyta, Rabu (26/5/2016).

Raperda itu dibuat karena seringnya pertanyaan dari masyarakat terkait penataan pemakaman. “Sehingga kami sepakat mengusulkan Raperda tentang pemakaman, kalau masyarakat tanya atau ada keluhan, kita sudah punya payung hukumnya,” lanjutnya.

Masalah yang sering muncul yakni, kurang diperhatikan keserasian dan keselarasan lingkungan hidup, pemborosan pemakaian tanah untuk keperluan tempat pemakaman, dan terkait tanah-tanah subur untuk keperluan pemakaman. Selain itu, dengan semakin langkanya tanah, sebagai akibat dari pertambahan penduduk dan kegiatan pembangunan. Sehingga perlu pengaturan untuk tempat pemakaman.

Raperda yang saat ini sedang dibahas DPRD tersebut mengatur penataan atau pengelolaan tempat pemakaman. “Raperda itu lebih kearah penataan pemakaman, harapannya walaupun itu makam tapi tetap indah, terawat dan tertata,” harapnya.

Dia juga menjelaskan, Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi rujukan untuk Raperda itu adalah PP Nomor 9 Tahun 1987 tentang Penyediaan dan Penggunaan Tanah Untuk Keperluan Tempat Pemakaman.

“Karena memang diatas sudah ada payung hukumnya. Jadi kita tidak bisa keluar dari konteks diatasnya. Jadi Perda itu arahnya untuk konteks lokal (Kabupaten Tuban),” pungkas Cyta. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author