Published On: Sel, Okt 15th, 2019

Peran Fakultas Pertanian Unang Bikin SOP Budidaya Melon

Sarana Nyata Pengabdi Masyarakat dan Membuat Tuban Berdaya Saing

seputartuban.com, TUBAN – Fakultas Pertanian Universitas Sunan Bonang (Unang) Tuban saat ini tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) budi daya melon. Selasa (15/19/2019) dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema penyusunan SOP di Aula Unang. Dengan narasumber dari UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Holtikultura Jawa Timur, Achmad Fadlori.

SOP MELON : Narasumber saat menyampaikan materi FGD SOP Melon

Penyusunan SOP ini dilakukan hasil kerjasama antara fakultas dengan Dinas Pertanian Tuban. Selain wujud civitas akademika dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, juga agar SOP dapat dijadikan sarana peningkatan kapasitas dan kualitas petani melon di Tuban.

Dalam kegiatan ini hadir sebanyak 100 peserta, yang terdiri dari petani melon dari kecamatan Plumpang, Kecamatan Parengan, Kecamatan Senori dan Kecamatan Merakurak. Kordinator penyuluh pertanian dari 20 kecamatan, mahasiswa Fakultas Pertanian beserta dosen fakultas pertanian.

Dalam FGD ini langsung dibuka oleh, Wakil Rektor III Unang, Joni Martoyo. Dalam sambutannya, ia menegaskan kerjasama pembuatan SOP ini diharapkan dapat dijalani dengan baik. Selain itu juga diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya para petani melon. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini dan tentunya kita bisa membangun kerja sama yang baik,” katanya.

Selain itu, Dekan Fakultas Pertanian, Kristiawan menjelaskan kegiatan inj merupakan bagian dari tridarma perguruan tinggi. Fakultas yang dipimpinnya menjalankannya bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tuban. SOP yang dibuat dapat dijadikan panduan oleh para petani melon. Untuk cara menanam yang baik agar menghasilkan kualitas hasil panen yang baik. “Kedepan tidak hanya SOP saja yang kita tangan , akan tetapi proses pasca panen juga sangat penting untuk dilakukan kajian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Lamidi menjelaskan sebab perlu adanya SOP melon. Karena sebagai upaya menjaga pola tanam yang aman untuk menghasilkan buah yang layak konsumsi dengan kualitas tinggi. Sehingga hasil panen dapat bersaing di pasar. “Sehingga setiap langkah itu harus ada yang mengawasi. Nantinya dari Dinas Pertanian bisa ikut serta mengawasi,” imbuhnya.

Saat ini petani melon di Kabupaten Tuban cukup banyak. Sehingga perlu ada pengawasan khusus agar nantinya dapat menjadi produk unggulan di Tuban. Melon diharapkan dengan SOP yang tersusun dapat mendorong melon menjadi buah hasil panen unggulan Tuban. “Kita selalu berupaya, untuk memberikan pemahaman kepada petani agar nantinya Tuban memiliki produk unggulan,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos