Published On: Sen, Mei 18th, 2015

Perahu Kayu Bengawan Solo Mulai Ditinggalkan

SOKO

LARIS MANIS : Pengrajin perahu berbahan besi sedang mengerjakan pesanan perahu

LARIS MANIS : Pengrajin perahu berbahan besi sedang mengerjakan pesanan perahu

seputartuban.com – Keberadaan perahu kayu di kawasan Sungai Bengawan Solo mulai kurang diminati. Karena lebih banyak beralih menggunakan perahu berbahan dari plat besi, lebih kuat dan biayanya lebih terjangkau.

Menurut salah satu pengrajin perahu, Ahmad Khotib (47), warga Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban mengawali usahanya karena kemahiranya las. Kemudian dia mengembangkan hingga pembuatan perahu dengan bahan dasar plat besi jenis galfalum. Usahanya kini terus kebanjiran pesanan perahu. “Sebenarnya pembuatanya mudah kok, kalau punya keahlian ngelas pasti bisa mas”. ungkapnya, Minggu (17/05/2015).

Sebelum membuat perahu, dia mengerjakan pesanan pembuatan terop dan pagar rumah. Hingga dirinya memiliki ide pembuatan perahu berbahan non kayu. Hal ini masih tergolong baru, karena belum pernah ada pengrajin sebelumnya.

“Untuk jenis besi yang saya gunakan adalah menggunakan besi siku ukuran 5,5 dan plat galfanis ukuran 3,2. Plat galfanis saya pilih karena besi jenis galfanis yang tahan karat untuk waktu lama,” imbuhnya.

Perahu buatan bapak 2 anak ini lebih murah dibanding perahu berbahan kayu yang harganya terus naik. Untuk memenuhi bahan baku, dia membeli dari Bojonegoro.

Harga pembuatan perahu ukuran lebar 2,5 m dan panjang 13 m ia mematok dengan harga Rp. 27 juta sampai dengan Rp. 30 juta. Bapak 2 anak ini mengaku dia belum mampu membuat perahu berkapasitas besar, karena masih terkendala modal.

“Menurut saya untuk pembuatan perahu menggunakan plat ini lebih mudah pengerjaanya karena hanya tinggal memotong menguku dan mengelas saja sesuai dengan rincian yang tertera digambar,” tuturnya.

Meski baru diseriusi Pebruari 2014, pria lulusan SMK ini dalam sebulan mampu menghasilkan pendapatan kotor hingga Rp. 70 juta. Kini dia dibantu 3 pekerja dengan produksi 3 sampai 4 unit perahu. “Rata-rata pelanggan saya masih dekat-dekat sini mas, ya paling jauh orang Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro,” tuturnya.

Perahu-perahu ini dipesan untuk aktivitas di sepanjang sungai Bengawan Solo. Mulai mengangkut pasir bengawan hingga jasa penyeberangan. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author