Published On: Jum, Mei 30th, 2014

Pengrajin Tenun Gedog Nyaris Punah

Share This
Tags

TUBAN

DIKEMBANGKAN : Salah satu peserta pelatihan menenun saat menerima pengetahuan dari pengrajin yang sudah berusia lanjut

DIKEMBANGKAN : Salah satu peserta pelatihan menenun saat menerima pengetahuan dari pengrajin yang sudah berusia lanjut

seputartuban.com – Tenun gedog adalah salah satu warisan budaya leluhur. Namun saat ini kondisi mulai memprihatinkan. Karena jumlah pengrajin tenun gedog semakin berkurang. Beberapa yang masih mempertahankanya saat ini sudah berusia lanjut.

Di Kecamatan Kerek saat ini masih terdapat sekitar 26 pengrajin. Namun kondisinya sangat membutuhkan perhatian, karena banyak diantaranya, alat tenun yang dipakai sudah rusak karena termakan usia.

Menurut Masa’ul Hidayah (31) warga Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Tuban, saat diwawancarai, Kamis (29/5/2014) mengatakan saat ini sangat tidak ada generasi muda yang mau belajar menenun. Mereka memilih belajar membatik, selain penghasilan lebih banyak. Menenun lebih sulit dan membutuhkan waktu lama. Sehingga mempengaruhi pendapatan yang juga relatif sedikit.

“Kita sangat kesulitan waktu belajarnya, prosesnya lama dan juga caranya sangat sulit. Banyak anak muda yang tidak berminat belajar menenun,” ungkap Masa’ul, peserta pelatihan tenun gedog yang diselenggarakan oleh Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban ini.

Masa’ul menambahkan, dia ikut pelatihan ini karena keinginanya memiliki kemampuan menenun. “Kita ingin belajar menenun yang sudah tidak banyak diminati masyarakat, dan untuk menambah penghasilan keluarga. Kita berharap agar Dinas mendampingi kita sampai kita bisa mandiri, terutama dibantu alatnya,” harapnya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author