Published On: Sel, Apr 17th, 2018

Pengedar Karnopen Paling Banyak Dari Kecamatan Palang

seputartuban.com, TUBAN – Sat Resnarkoba Polres Tuban sejak 17 Pebruari hingga 12 April 2018 berhasil mengamankan terduga pelaku pengedar obat daftar G dan Narkotika sebanyak 9 tersangka. Terbanyak pelaku yang diamankan dari penduduk wilayah Kecamatan Palang.

PENJUAL TERLARANG : Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR didampingi Kasat Resnarkoba dan Kasubbag Humas Polres Tuban saat konferensi Pers

Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno H. R saat konferensi pers kemarin mengatakan terduga pelaku 9 orang yang diamankan adalah 8 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Dengan barang bukti (BB) sebanyak 149 butir karnopen. Serta 3,392 pil dobel L dengan uang tunai Rp. 1,275,000.

“Pengungkapan pertama ini pasca kegiatan mantap praja ada 7 kasus semuanya kasus double L dengan kasus karnopen,” katanya.

Penangkapan dilakukan kepada tersangka yang berinisial KR (21), Desa Cendoro, Kecamatan Palang. Dengan BB 968 butir pil dobel L. Kemudian MZA (30), dari Dusun Krajan Indah, Desa Tegalbang, Kecamatan Palang. Berikutnya yang diamankan adalah MWO (28), warga jalan Pendidikan, Kecamatan Widang dengan BB uang Rp. 50,000 hasil penjualan dobel L.

Tersangka lainnya yang diamankan adalah AAHN (25), warga Jalan Perintis, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan dengan BB 2,000 butir dobel L.

Kemudian tersangka  M (21), warga Jalan Gedongombo Baru, Perum Gedongombo, Kecamatan Semanding dengan BB 182 pil dobel L dan uang tunai Rp. 50,000. Pelaku lainnya adalah GK (54), warga Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban dengan BB 40 butir karnopen dan uang tunai Rp. 470,000.

Kemudian Y adalah wanita warga Desa Guwoterus, Kecamatan Montong yang sudah puluhan tahun meninggalkan desanya. Dengan BB 109 Butir pil karnopen dan uang Rp 30.000.

Tersangka lainnya adalah DJS (20) Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang dengan BB 210 butir pil dobel L dan Uang Rp 50.000. Pelaku lainnya adalah G (27), Dengan alamat Dusun Tunah, Desa Tunah, Kecamatan Semanding dengan BB 23 butir jenis pil dobel L Rp 75.000.

Selain itu Satreskoba juga mengamankan (49), warga Jalan Pemuda, Kelurahan Sidomulyo dengan BB 100 butir karnopen. Berikutnya MM (36), warga Dusun Kebondalem, Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak dengan BB 100 butir karnopen dan uang Rp. 90,000.

Kemudian warga Desa Pucangan, Kecamatan Montong dengan BB 17 butir karnopen dan 1 buah bungkus rokok. Selanjutnya R (33), warga Desa Menilo, Kecamatan Soko dengan BB 6 poket serbuk kristal diduga sabu seberat 3,38 gram dan 1 buah alat hisap (bong) juga 1 buah pipet dan jaket coklat.

Terakhir yang diamankan adalah HH (35) alamat Jalan Mustajab, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Dengan BB 2 poket serbuk kristal putih yang diduga  jenis sabu dengan berat 0,68 gram.

Untuk mempertanggung jawabkan pengedar obat-obatan terlarang tersebut ,dengan jenis karnopen akan dijerat pasal 197 subs 196 UU RI No 36 Tahun 2009 Tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara.

Sedangkan kasus Narkotika jenis Sabu akan dijerat pasal 114 (1),112 (1), 127 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukum pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 Tahun, denda Rp 800, 000, 000 dan paling banyak Rp 8 milyar.

“Semenjak ada perubahan Permenkes ini kalau dulu karnopen ancaman hukuman maksimal 15 tahun sekarang karnophen minimal 4 tahun kalau dulu hanya 3 bulan samapai 1 tahun,” ungkap Kapolres. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author

komentar dengan santun

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>