Published On: Kam, Mar 24th, 2016

Penderita HIV/AIDS di Tuban Terus Melimpah

TUBAN

Data penderita HIV/AIDS di Tuban tiap tahun naik

Data penderita HIV/AIDS di Tuban tiap tahun naik

seputartuban.com – Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tuban semakin meningkat tiap tahun. 2016 tercatat sebanyak 454 orang yang positif menderita penyakit itu. 91 orang meninggal dunia, 5 orang meninggalkan rumah dan 358 orang masih hidup.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Saiful Hadi mengatakan, penderita penyakit HIV/AIDS dibandingkan sebelumnya mengalami peningkatan. Penyebab peningkatan tersebut dikarenakan tidak dikarenakan tertular mereka yang sudah menderita, tetapi ada orang yang tertular dari luar daerah Tuban. “Penyakit HIV/AIDS ini seperti gunung es, dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya mengalami peningkatan,” katanya kemarin.

Selain itu, yang menjadi faktor penyebab meningkatnya penderita juga dikarenakan perkembangan industri di wilayah Tuban. Sehingga banyak pendatang yang berada di Tuban dan diantara mereka ada yang sudah mnenderita penyakit tersebut.

Untuk melakukan pencegahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat akan bahaya penyakit tersebut. Sosialisasi itu juga dilakukan ditempat-tempat hiburan.

Yang menjadi rawan adalah masih adanya praktek prostitusi terselubung di Kabupaten Tuban.  “Kita berharap agar pemilik tempat hiburan taat aturan yang ada dan tidak membuka praktek porstitusi. Kita juga selalu melakukan pemeriksaan terhadap karyawan-karyawan perusahaan setiap 3 bulan sekali,” ungkapnya.

Untuk saat ini bagi para penderita tersebut dibentuk paguyuban penderita AIDS dengan harapan untuk memberikan pengobatan terhadap mereka secara rutin. Serta memberikan motivasi agar lebih bersemangat untuk sembuh. Sedangkan sosialisasi di kedepankan bagi para remaja bagaimana bahaya penyakit tersebut.

Tanda-tanda penderita AIDS dapat dikenali, yaitu berak secara terus menerus, badan semakin kurus dan badan ditumbuhi jamur. Penyakit ini hanya dapat menular dari hubungan badan, jarum suntuk, luka, lewat persalinan secara prematur dan air susu ibu (ASI). “Yang lebih penting adalah melakukan pencegahan terhadap para generasi muda dan juga mereka yang menderita agar tidak melakukan penularan,” sambungnya.

Di Kabupaten Tuban, penyakit AIDS itu diketahui sejak tahun 2001 ada 1 orang penderita. Sedangkan peningkatan secara drastis sejak tahun 2009 yaitu sebanyak 46 orang. 2010 sebanyak 63 orang. 2011 ada 102 orang, 2012 sebanyak 146 orang. 2013 sebanyak 254 orang, 2014 meningkat menjadi 335 orang dan 2015 sebanyak 454 orang. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author