Published On: Sab, Jul 23rd, 2016

Penderita DB Menurun, Semangat Sosialisasi Menurun

TUBAN

seputartuban.com – Hingga Juli 2016 penderita demam berdarah (DB) mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2015 sebanyak 256 penderita, sedangkan januari hingga 15 Juli 2016 terdapat ada 97 penderita DB dan yang meninggal ada 2 orang dari Kecamatan Bancar.

DBDSedangkan penderita yang paling banyak adalah Kecamatan Tuban dengan 17 penderita. Hal itu disebabkan karena penduduk paling banyak, dataran rendah, dan penduduknya paling padat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Saiful Hadi mengatakan bahwa untuk tahun penderita DB mengalami penurunan. Dinas Kesehatan terus melakukan upaya dengan melakukan gerakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk).

“Upaya yang paling utama bisa menurunkan DBD secara signifikan adalah gerakan PSN ( pemberantasan sarang nyamuk ) melalui gerakan jumat bersih rutin, terutama desa-desa yang langganan kena DBD,” jelas Saiful, Jumat (22/7/2016).

Dinkes sudah melakukan himbauan kepada masyarakat melalui struktural pemerintahan. “Sudah kita berikan himbauan lewat surat berkali-kali, kepada Camat dan Kades, cuma krentegnya (semangatnya) kurang dan harus diingatkan berkali-kali,” ungkapnya.

Tanda-tanda orang terserang DB dapat dikenali dengan 3 tanda yaitu, demam tinggi, lesu atau lemah karena nafsu makan menurun disertai nyeri ulu hati. Tanda ke 3 yang paling penting suhu telapak tangan dingin pada hari ke 3,4,5.  “Bila ada tanda-tanda seperti itu, segeralah anak tersebut dibawa ke dokter atau rumah sakit,” harapnya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author