Published On: Sab, Des 10th, 2016

Pendapatan PBB-P2 Tahun 2016 Rp 18,4 Miliar

TUBAN

seputartuban.com – Pemkab Tuban melakukan optimalisasi pendapatan daerah, salah satunya melalui Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Dengan berlakunya Perda No 4 Tahun 2012 tentang PBB P2, Pemkab mengharapkan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa atau Kelurahan mampu memaksimalkan pendapatan daerah dengan pungutan pajak tersebut.

OPTIMALISASI PAJAK : Bupati Tuban, Fathul Huda saat menyampaikan sambutan dalam acara penyerahan insentif prestasi PBB-P2 di Pendopo Krido Manunggal, Jumat (9/12/2016)

Bupati Tuban, Fathul Huda, Jumat (9/12/2016) di Pendopo Krido Manunggal Pemkab Tuban menyampaikan agar Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa/kelurahan terus berkomitmen mewujudkan pelunasan pajak sebelum jatuh tempo. Karena pajak dapat memaksimalkan pendapatan daerah yang berdampak percepatan peningkatan pembangunan daerah. “Kita harus sadar akan pentingnya pelunasan pajak sebelum jatuh tempo, melalui percepatan pembayaran Pajak maka makin cepat pula peningkatan pembangunan daerah,” kata Bupati.

Jatuh tempo pembayaran PBB-P2 adalah tanggal 31 Oktober setiap tahunnya. Pajak terutang yang saat jatuh tempo tidak dibayar, dikenakan denda administrasi sebesar dua persen sebulan. Terhitung dari saat jatuh tempo sampai dengan hari pembayaran, dengan jangka waktu paling lama 24 bulan.

Untuk memberikan semangat melakukan penarikan PBB P2, Pemkab Tuban memberikan insentif dan penghargaan untuk camat, kades dan lurah yang berprestasi dalam pelaksanaan pemungutan PBB P2 yang tercepat. Serta pada tahun ini Pemkab juga telah menyediakan hadiah berupa satu unit sepeda motor kepada tiga kecamatan tercepat dalam pemungutan PBB P2, hadiah tersebut sebagai sarana dalam pemungutan PBB P2.

Tiga kecamatan yang dimaksut yakni, Kecamatan Bancar yang telah melunasi PBB-P2 per 18 Juli 2016, disusul Kecamatan Grabagan per 28 Juli, dan Kecamatan kerek pada 29 Juli 2016. Sedangkan kecamatan yang paling lambat dalam pelunasan yakni Kecamatan Jenu, Kecamatan Semanding dan Kecamatan Tuban yang selesai pelunasannya tertanggal 30 Nopember 2016. Kecamatan lain yang pelunasannya melebihi jatuh tempo yakni Kecamatan Merakurak yakni pada 3 November 2016.

Pemkab juga telah menyediakan hadiah untuk para wajib pajak yang melunasi PBB P2 tepat waktu sebelum 31 Oktober 2016. Hadiah akan diundi di masing-masing kecamatan. Selain itu, salah satu syarat dalam pencairan tahap kedua Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini, pemerintah desa (Pemdes) juga harus sudah melakukan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Data dari Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Tuban, tahun ini PBB-P2 yang terkumpul ada Rp 18.411.540.197 dengan prosentase kelunasan 100 persen. Penyumbang pajak tertinggi yakni dari Kecamatan Tuban Rp 2.950.541.467, Kecamatan Jenu Rp 2.002.352.887, Kecamatan Plumpang Rp 1.241.965.199 dan Kecamatan Semanding Rp 1082.740.429.

Diketahui, PBB P2 tahun 2015, mencapai Rp 18.000.740.084 dengan prosentase kelunasan 100 persen. Sedangkan pada tahun 2014 sebesar Rp 18.144.353.249, dengan prosentase kelunasan 98,28 persen. Dan tahun 2013 mencapai Rp 18.841.080.869, dengan prosentase kelunasan 97,04 persen. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author