Published On: Sel, Jan 12th, 2016

Pencuri Amatiran Dibekuk Pengurus Ponpes Al Muhibin

TUBAN

DIBEKUK : Tersangka saat di Mapolres Tuban

DIBEKUK : Tersangka saat di Mapolres Tuban

seputartuban.com – Pengurus Pondok Pesantren Al Muhibin, Desa Karangtengah, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban berhasil membongkar aksi pencurian. Saat para pelaku menjual barang curianya di kawasan Jawa Tengah.

Aksi pencurian Kamis, (7/1/2016) sekitar pukul 17:15 WIB. Pengawas keamanan Ponpes mengetahui bahwa beberapa ruangan dalam keadaan terbuka. Dengan kunci pintu dalam kondisi rusak.

Setelah dilakukan pengecekan, mengetahui 2 orang sedang mengangkut barang curianya menggunakan sepeda motor jenis Honda beat warna putih tanpa menggunakan plat nomor.

Upaya pengejaran dilakukan, namun tidak membuahkan hasil. Karena pengurus tersebut tidak siap, sedangkan pelaku yang dalam kondisi sudah diatas sepeda motor langsung kabur. Bahkan sempat berupaya dengan meneriaki maling.

Kemudian Kamis (8/1/2016) pagi, pengurus pondok bertemu pengendara sepeda motor yang mirip saat malam kejadian. Kemudian dibuntuti hingga ke kawasan Sale, Jawa Tengah. Ternyata akan menjual mesin pompa air kepada pengepulnya.

Setelah dipastikan kebenaranya bahwa pria tersebut adalah Heri Setiawan, (20), warga Desa Desa Karangtengah, Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Kemudian pengurus tersebut langsung kembali dan memberitahukan kepada pengurus lainya serta masyarakat. Saat pelaku kembali dari menjual barang curianya menuju kerumahnya, dia dihentikan paksa dan dibawa ke Polsek Jatirogo agar diproses hukum.

“Mereka diamankan warga kemudian diserahkan ke Polsek Jatirogo. Seluruh pelakunya berjumlah dua orang, namun yang satu masih dalam pengejaran petugas dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” ungkap Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati. Senin, (11/1/2016) siang.

Kepada penyidik, dia mengaku sudah menjual beberapa hasil curian. Sedangkan sisanya barang curian lainya masih disembunyikannya di area pemakaman dan area persawahan desa setempat.

DPO berinisial U (24), hingga saat ini masih dalam pengejaran. Sedangkan hasil curian yang dijadiakan barang bukti 3 unit mesin diesel air, 3 unit mesin pompa air, serta beberapa peralatan pertukangan. “Akibat kejadian ini pondok mengalami kerugian sekitar Rp. 4 juta,” imbuhnya.

“Tersangka diamankan di Polsek sejak Jum’at (8/1/2016) dan baru dibawa ke Polres Tuban pagi tadi. Tersangka diancam dengan Pasal 363 ayat 1 Huruf 4e dan 5e KUHP dengan ancaman pidananya selama 5 tahun,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author