Published On: Sel, Mei 26th, 2015

Pencairan Dana Desa Rp. 88 Miliar Belum Jelas

TUBAN

DANA DESAseputartuban.com – Nasib dana desa hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan cairnya. Hal ini menyebabkan pemerintah desa terkendala dalam menjalankan roda pemerintahanya. Sudah hampir setengah tahun, seluruh desa di Tuban belum memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (PABDes).

Ketua Komisi A DPRD Tuban, Agung Supriyanto mengungkapkan lambatnya pencairan dana desa ini membuat kondisi pemerintah desa terganggu. Karena menghambat operasional maupun program pemerintah desa yang seharusnya sudah dapat dinikmati masyarakat. “Secepatnya dana itu harus segera dicairkan, sebab Pemdes sudah menunggu,” ungkapnya, Senin (25/05/2015).

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa dan KB (Bapemas, Pemdes dan KB) Kabupaten Tuban, Mahmudi mengatakan Pemkab Tuban masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat terkait pengelolaan dan penggunaan dana desa.

Pemkab Tuban sudah mengirimkan Perda tentang APBD dan Perbup pembagian dana desa sebagai persyaratan penerimaan dana desa tersebut. “Kita sudah kirimkan semua persyaratan pencairan dana desa itu ke pusat, kita tinggal menunggu regulasi dari pusat saja,” jelas Mahmudi.

Molornya pencairan dana karena perubahan anggaran sehingga diperlukan regulasi baru dari pemerintah pusat. Belum dapat dipastikan dana desa dapat dicaikrna. Namun dipastikan perubahan nomial anggaran tiap desa sudah disosialisasikan. Dengan melakukan perubahan draf APBDes. “Ketentuan pembagiannya juga mengalami perubahan, sehingga kita harus melakukan penyesuain dengan aturan yang baru,” sambungnya

Kabupaten Tuban, sebelumnya memperoleh dana dari pemerintah pusat sebesar Rp. 46 miliar, setelah dirbuah mendapatkan dana sebesar Rp. 88 miliar. Aturan baru, dari 100 persen anggaran yang diterima daerah, pembagianya 90 persen dibagi rata seluruh desa dan 10 persen berbeda. Yakni memakai indikator luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah warga miskin dan letak geografis. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author