Published On: Rab, Des 17th, 2014

Pemkab Tuban Sedang Mengkaji 1.600 Hektar Layak Tambang

Share This
Tags

TUBAN

Wabup Tubanseputartuban.com – Wilayah Kabupaten Tuban memiliki stok bahan tambang cukup banyak. Namun tidak semuanya diperbolehkan untuk dieksploitasi. Saat ini Pemkab menggandeng akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mengkaji hal ini, termasuk lahan pertanian yang tidak boleh dialih fungsikan.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein menjelasakan, bahwa dari hasil penelitian atau kajian ini akan dipakai dasar pembuatan regulasi terkait lokasi yang boleh dilakukan penambangan. Sehingga tidak semua lingkungan di Tuban rusak akibat aktivitas tambang. Selain itu juga sebagai dasar penertiban tambang ilegal.

“Kegiatan ini untuk menentukan dan mengetahui daerah-daerah yang boleh dilakukan untuk kegiatan penambangan. Kita nantinya bisa mengetahui mana saja yang boleh dilakukan untuk penambangan, sehingga tanah kita tidak rusak,” jelas Wabup, Selasa (16/12/2014).

Saat ini Kabupaten Tuban terdapat sekitar 4.000 hektar lahan tambang galian C yang sudah dimanfaatkan perusahaan maupun perorangan. “Yang dipakai untuk penambangan sebagai bahan baku semen, baik itu Semen Gresik maupun Semen Holcim seluas 2.000 hektar. Dari peta layak tambang yang diterbitkan oleh Menteri ESDM seluas 16.000 hektar. Namun itu semuanya tidak bisa kita gunakan untuk penambangan semuanya, dan perlu ditentukan lokasinya agar tidak merusak lingkungan yang ada,” sambungnya.

Sementara itu tentang peraturan daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), tidak semua lahan pertanian dapat dialih fungsikan. “Untuk LP2B minimal kita akan persiapkan lahan seluas 23.000 hektar, itu tidak boleh beralih fungsi, hanya diperuntukkan untuk lahan pertanian saja,” pungkas Wabup. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. aji narantoko berkata:

    pak mohon jangan semua tanah yang mengandung galian c seperti batu putih utk dieksploitasi. Kaenyataan ekonomi rakyat seperti di merakurak, koro sampai montong dan kerek selatan hidupnya dari pertanian unggulan yaitu jagung hibrida dan kacang tanah tuban yg jadi produk unggulan ekspor. Perlu produk unggulan justru diolah jadi semisal kacang garing, enting2 kacang dan kecap kacang yg semuanya klo dengan kreatifitas dapat merupakan produk agribisnis dan agripolitan masyarakat tuban