Published On: Sen, Agu 10th, 2015

Pemkab Tuban Gandeng Muspika Atasi Kekeringan

TUBAN

JOKO LUDIONO: Untuk itu dalam penanganannya dilakukan bersama-sama antara BPBD dengan muspika. Karena mereka yang memahami kondisi di bawah.

JOKO LUDIONO: Untuk itu dalam penanganannya dilakukan bersama-sama antara BPBD dengan muspika. Karena mereka yang memahami kondisi di bawah.

seputartuban.com-Unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) menjadi elemen penting sekaligus garda depan untuk mengatasi kekeringan dengan seabrek problematikanya di Kabupaten Tuban.

Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono, mengatakan guna mengoptimalkan penanganan kekeringan di Bumi Wali pihaknya melakukan koordinasi dengan muspika karena yang memahami kondisi di bawah.

“Sehingga ada kebersamaan dari berbagai pihak. Untuk itu dalam penanganannya dilakukan bersama-sama antara BPBD dengan muspika,” tutur Joko Ludiono, Senin (10/8/2014) siang.

Sesuai dengan kriteria yakni terbatas, langka dan kritis, Wilayah Tuban masuk dalam kriteria kritis. Sehingga SKPD terkait bisa melakukan identifikasi terhadap daerah yang mempunyai potensi air bawah tanah (ABT).

Menurut dia, hingga saat ini sudah ada 46 desa yang tersebar di delapan kecamatan mengalami krisis air bersih. Di antaranya Kecamatan Parengan, Semanding, Grabagan, Rengel, Soko, Kerek, Montong dan Kecamatan Senori.

Untuk itu, kata Joko, bila ada wilayah yang memiliki potensi itu Pemkab Tuban akan melakukan pengeboran. Sebab kebutuhan air bersih di 46 desa itu sudah sangat memprihatinkan dan butuh segera penanganan.

“Kekeringan di Tuban masuk dalam kriteria kritis dan benar-benar membutuhkan air bersih,” tandas dia.

Sementgara, imbuhnya, dana penanganan kekeringan sebesar Rp 75 juta sudah habis. Selanjutnya BPBD mengajukan anggaran Rp 150 juta melalui PAPBD dan DAK untuk penanganan kekeringan yang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir November mendatang.

Disebutkan, saat ini untuk mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekeringan BPBD menyediakan kima unit mobil tangki. Dengan bertambahnya desa yang mengalami kekeringan maka armadanya akan ditambah empat unit lagi. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author