Published On: Sab, Jul 23rd, 2016

Pemkab Minta Polisi Makin Tegas Tindak Pengedar Narkoba di Tuban

TUBAN

seputartuban.com – Kondisi Kabupaten Tuban semakin memperihatinkan dengan semakin maraknya peredaran narkoba. Berdasarkan data dari Polres Tuban cenderung mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumya, bahkan mengalami peningkatan selama 3 tahun terakhir.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein melalui ponselnya, Jumat (22/7/2016) mengatakan pihaknya sudah sering mendorong agar polisi menindak tegas para pengedar Narkoba di Tuban. Karena saat ini peredaran narkoba tidak hanya diperkotaan tetapi sudah merambah ke desa-desa, sehingga polisi harus jeli dan sungguh-sungguh. “Tiap kali ketemu saya sudah minta agar perederan Narkoba di Tuban ditindak tegas,” kata Wabup.
Selain itu, Pemkab juga akan melakukan upaya penegakan Perda melalui polisi pamong praja untuk melakukan operasi. Serta melakukan kerjasama berbagai pihak dalam pemberantasan Narkoba. Hal itu harus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda di Tuban. “Kita akan berkoordinasi dengan kepolisian agar dilakukan tes urin disekolah-sekolah,” sambungnya.

Menurut Wabup, juga dibutuhkan peran serta orang tua dalam melakukan pengawasan serta peran serta guru agar lebih ditingkatkan. Sebab seorang guru tidak hanya mendidik pelajaran saja, tetapi juga pentingnya pendidikan karakter dan juga etika.

Sedangkan rencana pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten masih belum mendapat persetujuan dari BNN Propinsi. Sbab yang mempunyai kewenangan membentuk adalah BNN Propinsi. Seharusnya dengan adanya BNN Kabupaten diharapkan penanganan narkoba di Tuban dapat lebih maksimal. “Kita sudah usulkan ke BNN Propinsi tiap kali ketemu, bahkan kita sudah mengirim surat hingga 3 kali ke BNN Pusat, kita siap menyediakan fasilitas tempat,” tegasnya.

Diketahui, Satresnarkoba Polres Tuban telah berhasil melakukan mengungkapan terhadap 56 kasus selama semester awal tahun 2016. Dengan jumlah 61 tersangka yang terbukti memiliki dan menyimpan barang bukti sabu-sabu sebanyak 12,32 gram, pil double L sebanyak 252 Butir,  dan Pil Daftar-G jenis karnopen sebanyak 16.763 Butir. Serta uang tunai hasil penjualan barang haram sebanyak Rp 10.492.000.
Jumlah kasus peredaran Narkoba di Tuban tengah semester tahun 2016 sama dengan jumlah selama tahun 2015 yakni 61 kasus Narkoba. Dengan jumlah tersangkaa sebanyak 68 orang. Barang bukti sabu sebanya 2,15 gram dan 559.181 butir karnopen serta uang tunai Rp. 302.272.200.-
Sedangkan sepanjang tahun 2014 jumlah kasus yang diungka lebih sedikit. 33 kasus dari 43 tersangka. Dengan rincian, sabu-sabu sebanyak 7 kasus dengan barang bukti 19,84 gram,pil Daftar G jenis Karnopen sebanyak 30 kasus dengan barang bukti 107.702 butir, dan pil dobel L sebanyak 395 butir. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author