Published On: Sel, Jun 24th, 2014

Pemkab “Manjakan” 16 PSK Dolly Asal Tuban

TUBAN

HERI MUHARWANTO: Kita masih menunggu instruksi dari pemkab. Maka ketika itu sudah diinformasikan Satpol PP dan Dinsos akan menjemput para PSK itu.

HERI MUHARWANTO: Kita masih menunggu instruksi dari pemkab. Maka ketika itu sudah diinformasikan Satpol PP dan Dinsos akan menjemput para PSK itu.

seputartuban.com–Mengantisipasi dampak psikologis pasca penutupan lokalisasi Gang Dolly di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Satpol PP Pemkab Tuban segera menjemput 16 perempuan asal Bumi wali yang menjadi pekerja seks komersial (PSK) pada secuil tanah nestapa tersebut.

Hal itu dilakukan sebagai komitmen Pemkab TUban yang tak hanya akan menjemput para perempuan penghibur itu dari eks likalisasi yang menjadi urat nadi bisnis Kota Surabaya.
Tapi juga memberikan pengawal hingga titik akhir, yakni kampung halaman yang menjadi tempat tinggal para PSK tersebut.

Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto, menjelaskan hingga sejauh ini pihaknya masih menunggu intsruksi dari pihak terkait untuk proses penjemputan para PSK tersebut.
Menurut dia, hal itu memang sudah menjadi tugas yang harus diemban. Karena Satpol PP merupakan eksekutor dalam sektor permasalahan gejolak sosial tersebut.

“Kita masih menunggu instruksi dari pemkab. Maka ketika itu sudah diinformasikan Satpol PP dan Dinsos akan menjemput para PSK itu,” katanya saat ditemui, Selasa (24/06/2014).

 MINTO ICHTIAR: Mudah-mudahan secepatnya, supaya permasalahan ini bisa segera terselesaikan


MINTO ICHTIAR: Mudah-mudahan secepatnya, supaya permasalahan ini bisa segera terselesaikan

Sementara Kabid Rehabilitasi dan Pelayanan Dinsosnakertrans Tuban, Minto Ichtiar, mengatakan hingga saat ini memang belum ada informasi masuk terkait penjemputan PSK. Hanya saja, dia menjelaskan dalam waktu dekat ke 16 PSK asal Bumi Wali itu akan segera dijemput.
Setidaknya, sambung dia, sebelum memasuki bulan puasa proses penjemputan itu sudah kelar.Dia berharap pekan pertama ramadhan pihaknya akan memberikan bantuan sosial kepada semua PSK itu.

“Mudah-mudahan secepatnya, supaya permasalahan ini bisa segera terselesaikan,” jelas Minto di kantornya.

Minto menyebutkan, ketika nanti para PSK tersebut sudah berada di panti sosial Tuban akan diperiksa kesehatannya, guna mewaspadai terjangkit penyakit HIV/AIDS. Setelah itu baru akan dikembalikan ke rumahnya masing-masing.

Diberitakan sebelumnya, ke 16 PSK itu berinisial Ng, TD, Sr, Rt, Rl, WM dari Kecamatan Tuban. Sedangkan Ss dari Kecamatan Soko. St dan JA dari Kecamatan Widang. Sh dari Kecamatan Rengel. DS dan DeS dari Kecamatan Grabagan. Pr dari Kecamatan Semanding. Kd dari Kecamatan Tambakboyo. Wn dari Kecamatan Kenduruan. Serta SK dari Kecamatan Senori.  AMIN

Facebook Comments

About the Author