Published On: Sab, Okt 15th, 2016

Pemkab Akan Bangun Pasar Apung

TUBAN

seputartuban.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mewacanakan akan membangun Pasar Apung yang rencananya ditempatkan di pinggir pantai utaranya Rest Area, yang sekaligus satu paket dengan Rest Area.

Kabag Humas dan Media Setda Kab. Tuban, Teguh Setyobudi

Kabag Humas dan Media Setda Kab. Tuban, Teguh Setyobudi

Kabag Humas dan Media Setda Tuban, Teguh Setyobudi, mengatakan bahwa Pasar Apung yang rencananya akan dibangun tersebut akan digunakan untuk menampung para pedagang ikan. “Nanti warga bisa mencari ikan langsung ke lokasi tersebut,” katanya, Jumat (14/10/2016).

Teguh menambahkan dengan akan dibangunnya pasar tersebut selain untuk meningkatkan daya tarik wisata, tujuan pokoknya yakni agar para pedagang ikan mendapat tempat jualan yang layak. Tidak seperti saat ini yang bertebaran di pinggir jalan.

Jika nanti terwujud, nantinya akan dijadikan satu paket dengan rest area. Sehingga berpotensi menjadi pusat transaksi hasil laut dan juga wisata yang bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar.

“Dasarnya untuk peningkatan sektor ekonomi dan wisata melalui potensi laut yang ada. Maka kemungkinan satu paket dengan Rest Area,” ungkapnya.

Lebih lanjut Teguh menyampaikan Kabupaten Tuban kaya akan potensi lautnya, maka salah satunya melalui pembangunan pasar apung yang direncakan tersebut bisa memanfaatkan potensi laut yang lebih maksimal lagi.

Terkait kapan merealisaaikan pembangunan pasar apung yang diwacanakan tersebut serta seperti apa bentuk dan wujud pasar tersebut, dia belum bisa menyampaikan. “Yang jelas pemkab berencana membangun Pasar Apung,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author

Displaying 2 Comments
Have Your Say
  1. Margianto berkata:

    Rencana yang bagus, mudah2an segera terealisasi

  2. Margianto berkata:

    Tambahan komentar, klo drh lain byk yg mengandalkan dinginya alam pegunungan…tuban andalanya pantai, tp sayangnya bkn tanah negara, byk milik pribadi & pantainya berlumpur tidak berpasir sprti drh nusa tenggara dll..hrs pandai menyiasati, slh satunya dg pasar apung