Published On: Sel, Jan 12th, 2016

Pembangunan Terminal Wisata Boom Dianggarkan Rp. 3,5 Miliar

TUBAN

Ramai : Suasana parkir wisata Pantai Boom Tuban saat liburan Natal 2015

Ramai : Suasana parkir wisata Pantai Boom Tuban saat liburan Natal 2015

seputartuban.com –  Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Kabupaten Tuban menganggarkan pembangunan terminal wisata Pantai Boom 2016 sebesar Rp. 3,5 miliar. Lokasi sisi timur itu akan dipakai untuk parkir kendaraan wisatawan yang selama ini dinilai sudah tidak memadahi.

Kepala Disperpar Pemkab Tuban, Farid Achmadi mengatakan pembangunan terminal wisata tersebut sebenarnya sudah dianggarkan tahun lalu. Tetapi karena terkendala regulasi sehingga pelaksanaan pembangunannya tertunda, dan direncanakan tahun ini akan dilakukan pengurukan lahan. “Tahun ini kita anggarkan Rp. 3,5 miliar untuk persiapan lahannya. Pembangunannya akan dilaksanakan tahun berikutnya,” kata Farid Ahmadi, Senin (11/1/2016).

Sementara itu, luas lahan yang akan dibangun seluas 2 hektar. Selain dipakai parkir, diatas lahan tersebut juga akan diperuntukkan bagi pedagang kaki lima dan wisata kuliner. Konsep itu diharapkan dapat menarik wisatawan berkunjung tempat wisata. “Kita berharap bisa segera terealisasi dan tempat wisata boom semakin ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah,” harapnya.

Selain itu, Disperpar juga akan mengusulkan perubahan Perda terkait retribusi tempat wisata. Karena dianggap sudah perlu dilakukan perubahan agar pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata bisa meningkat. Saat ini retribusi dari tempat-tempat wisata yang dikelola oleh Pemkab Tuban masih sangat murah dan perlu dinaikkan nominalnya.

“Kita akan ajukan program legislasi daerah (prolegda) untuk perubahan Perda tentang retribusi wisata dan akan kita koordinassikan dengan SKPD terkait dalam hal ini,” jelasnya.

Sedangkan untuk rencana pembuatan Raperda tentang RIPDA akan dilakukan setelah perubahan anggaran 2016. Sebab anggaran untuk riset dan persiapan naskah akademik tentang Raperda RIPDA (Perda wisata) belum masuk dalam anggaran 2016.

Saat ini Pemkab Tuban masih kesulitan memaksimalkan potensi wisata yang berada di laham pribadi maupaun pemerintah desa. Diantaranya kawasan pantai sisi barat terminal wisata Tuban. Pemilik lahan tidak mau diajak kerjasama untuk mengembangkan wisata tersebut. “Kebanyakan tempat wisata di Tuban yang berpotensi dikembangkan milik perseorangan dan juga milik Perhutani. Kita akan pelajari regulasinya agar daerah bisa melakukan kerjasama dalam pengelolaannya,” pungkasnya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author