Published On: Kam, Jul 3rd, 2014

Pembangunan Mega Proyek Sport Center Terancam Terkatung-Katung

Share This
Tags

TUBAN

Wabup Tuban..

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein

seputartuban.com – Pembangunan pusat olahraga (Sport Center) nampaknya tidak dapat selesai sesuai rencana awalnya yakni tahun 2016. Karena mengalami sejumlah kendala menyebabkan proses pembangunan mega proyek senilai Rp. 300 milyar lebih ini molor.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein saat diwawancarai, Rabu (2/7/2014) di Gedung DPRD Tuban memastikan pembangunan program pembangunan unggulan masa pemerintahanya ini selesai melebihi tahun 2016. Karena sebelumnya sempat terkendala pembebasan lahan yang dipakai jalan menuju lokasi.

“Kemarin kita terrkendala terhadap pengadaan tanah yang akan dipakai jalan masuk kelokasi  yang sudah disediakan seluas 10 hektar itu. Namun saat ini semuanya sudah selesai dan kita lakukan proses perencanaan pembangunan ke konsultan,” jelas Wabup.

Molornya pembangunan ini salah satu faktor lainya adalah anggaran pembangunan tidak cukup. Sehingga memakai sistem multiyears. Direncanakan untuk pembangunan stadion sepak bola saja menghabiskan dana Rp. 300 milyar, sedangkan fasilitas lainya juga dipastikan akan menghabiskan dana yang tidak sedikit.

“Nanti pelaksanaannya akan kita sesuai dengan anggaran yang ada, pembangunannya tidak bisa dilakukan secara bersamaan, mungkin yang akan menjadi prioritas lapangan sepak bolanya dahulu. Dan nantinya baru dilanjutkan untuk cabang olah raga yang lainnya,” sambung Wakil Bupati Tuban.

Hal ini mendapat kecaman dari Farkasi Demokrat DPRD Tuban. Dalam Pandangan Umum Frakasi-fraksi tentang LPJ Pelaksanaan APBD 2013, melalui juru bicaranya, Cancoko mengatakan pembangunan sport center perlu dikaji ulang. Karena menurut politisi asal Kec. Palang ini, dana ratusan milyar lebih baik digunakan untuk kebutuhan masyarakat langsung yang lebih penting.

“Kami kira untuk pembangunan sport center itu bisa ditunda, sebab kita melihat kebutuhan anggaran yang sangat besar. Dan masih banyaknya kegiatan atau kepentingan sosial yang lebih penting perlu kita lakukan pendanaan. Seperti pengentasan kemiskinan dan pembangunan jalan antar desa yang saat ini kondisinya semakin parah,” kata Cancoko. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author