Published On: Sab, Des 28th, 2013

Pekerja Sub Kontraktor Mogok Kerja, Proyek Holcim Terganggu

Share This
Tags

TAMBAKBOYO

seputartuban.com – Ratusan pekerja PT. TJE, Sub Kontraktor PT. Holcim Indonesia, mogok kerja. Aksi sudah berjalan selama 2 hari, sejak Kamis (26/12/2013) sampai Jum’at (27/12/2013).

HolcimMogok kerja ini dipicu karena pihak perusahaan belum memberikan tunjangan akhir tahun kepada pekerjanya. Selain itu, untuk pekerja yang sudah putus kontrak dengan perusahaan yang bergerak dibidang proyek pengerjaan bangunan itu juga belum mendapat pesangon.

JY (38), salah satu pekerja warga Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa aksi ini dilakukan seluruh pekerja. Agar perusahaan memberikan tunjangan atau komisi akhir tahun.

Selain itu, pekerja yang sudah putus kontrak selama hampir 1 bulan lalu, belum menerima pesangon. Hal ini membuat pekerja menjadi geram. Beberapa kali melakukan mediasi dengan pihak perusahaan tidak ada hasil yang maksimal.

Menurut karyawan itu, bahwa mogok kerja merupakan solusi terbaik baginya. Alasannya, proyek akan terhenti dan pihak perusahaan akan lebih memperhatikan. “Ini memang sudah menjadi hak kami untuk memperolehnya. Kewajiban perusahaan untuk membayarnya. Kita akan terus mogok kalau belum ada kesepakatan, ” katanya.

Terpisah, Tuban Project Communication PT. Holcim Indonesia Tbk, Indriani Siswati saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan aksi mogok ini. Namun terkait persoalan ini bukan menjadi tanggung jawab perusahaanya.

Karena tenaga kerja yang mogok merupakan pekerja Sub kontraktor. Sehingga seluruh permasalahan menjadi urusan perusahaanya tersebut. “Memang belum ada kesepakatan antara pekerja dan perusahannya. Itu bukan urusan kami (PT. Holcim Indonesia). Kita tetap akan awasi dan memastikan bahwa semua akan sesuai aturan. Sedikit banyak memang ada gangguan diperusahaan kami,” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author