Published On: Kam, Okt 27th, 2016

Pedagang Pasar Baru Gerah Kiosnya Belum Diserahkan

TUBAN

seputartuban.com – Secara formalitas dan perwakilam, per 17 Oktober 2016, sudah dilaksanakan penyerahan kunci toko Pasar Baru Tuban dari Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) ke perwakilan pedagang. Namun hingga saat ini, para pedagang masih belum bisa menempati ruko mereka yang baru saja di revitalisasi tersebut.

MENGELUH : Pedagang pasar baru Tuban menjual daganganya dengan kondisi darurat

MENGELUH : Pedagang pasar baru Tuban menjual daganganya dengan kondisi darurat

Banyak pedagang yang sudah tidak sabar untuk bisa menempati tempat usahanya. Ditambah lagi, cuaca yang mulai tidak bersahabat membuat tempat berdagang sementara yang berada di halaman depan pasar tampak tidak layak pakai.

“Saya ingin sekali menempati karena kondisi saat ini di penampungan sangat tidak nyaman karena hujan, barang kita banyak yang rusak akibat cuaca,” ujar salah satu pedagang.

Kabid Perdagangan Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Kabupaten Tuban, Bhismo Setyo Adji, menyampaikan proyek Pasar Baru Tuban secara fisik sudah selesai 100 persen namun ada beberapa pek konstruksi yang perlu finishing.

Selain itu Rekanan secara administrasi juga belum menyerahkan ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Mulai dari laporan kegiatan proyek hingga surat pernyataan bahwa kios yang dibangun sudah siap dipergunakan pedagang sesuai fungsinya. “Segera akan kami buatkan dulu laporan kegiatan proyek, sekaligus mohon ijin penggunaan kios dan los untuk pedagang, dari Bapak Bupati,” ujarnya.

Bhismo menghimbau kepada para pedagang untuk bersabar sebentar menunggu proses penyelesaian dan administrasi. “Saya menghimbau kepada pedagang untuk sabar sebentar. Karena kami selaku PPK juga diatur oleh aturan jadi harus sama-sama menghormati,” katanya.
Lalu kapan para pedagang dapat menggunakan kembali kios-kios tersebut? Bhismo belum bisa berjanji. Karena proses penyelesaian administrasi oleh pihak rekanan belum dilaksanakan. Pihaknya hanya memperkirakan kunci toko akan diserahkan ke masing-masing pedagang secepatnya awal bulan Nopember.
Diketahui, revitalisasi Pasar tradisional di kota Tuban tersebut, Pemkab menggelontorkan anggaran Rp 2,55 miliar. Sumbernya dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 1,85 miliar dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Rp 700 juta. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author